Selasa, 02 April 2024 02:05

KemenpanRB Setujui 110.553 Formasi Usulan Kemenag untuk Calon ASN 2024

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (1/4/2024). @Jejakfakta/dok. Kemenag-RI
Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (1/4/2024). @Jejakfakta/dok. Kemenag-RI

Jumlah formasi tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah Kementerian Agama.

Jejakfakta.com, Makassar -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas menyetujui formasi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

Hal tersebut diungkapkan saat bertemu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Senin (1/4/2024).

Kementerian Agama telah mengajukan 151.489 formasi ASN kepada Kemenpan-RB. Jumlah ini terdiri atas 61.708 formasi CPNS dan 89.781 formasi CPPPK.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

“Dari 151.489 usulan Kementerian Agama, formasi yang sudah kita setujui adalah 110.553. Untuk CPNS-nya 20.772 formasi, sedang PPPK-nya 89.781 formasi,” jelas Azwar Anas di Jakarta, Senin (1/4/2024) dikutip laman resmi Kemenag.

“Tahun ini porsinya gede banget. Belum tentu tahun yang akan datang ada porsi yang segede ini. Dalam sejarah enam tahun terakhir, ini yang paling gede,” lanjut Azwar.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik 110.553 formasi calon ASN yang disetujui Menpan-RB. Menurutnya, jumlah formasi tersebut adalah yang terbesar dalam sejarah Kementerian Agama.

Baca Juga : Babak Baru Lulusan Ma'had Aly, Bisa Ikut Seleksi CPNS Mulai Tahun Ini

“Kita baru mendapatkan formasi yang luar biasa terbesar dalam sejarah, hampir 111.000 formasi ASN,” ungkap Menag Yaqut.

Menag Yaqut mengungkap kebutuhan formasi ASN yang banyak tersebut disebabkan oleh beberapa pertimbangan, di antaranya: banyaknya ASN Kemenag yang memasuki usia pensiun, pemekaran wilayah, serta alih status penegerian sekolah-sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama.

“Pegawai kami yang memasuki usia pensiun pada 2024 sampai 2028 itu ada 48.991 ASN. Nah ini tentu menjadi konsen kami terkait usia pensiun pada rentang empat tahun ke depan,” terang Yaqut.

Baca Juga : Dinilai Gagal Paham, Gus Miftah Diminta Baca Edaran Pengeras Suara Sebelum Ceramah

“Ada juga pertimbangan terkait pemekaran wilayah mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai kecamatan, dan juga beberapa program alih status penegerian dan madrasah dan sekolah-sekolah lain di bawah Kementerian Agama,” tambahnya.

Selain membahas formasi calon ASN tahun 2024, pertemuan dua tokoh nasional ini juga membahas fungsi penyuluh agama dalam memberikan pembinaan terkait isu lingkungan. Dibahas juga fungsi penghulu dalam memberikan perhatian kepada calon pengantin untuk memberikan nutrisi yang cukup kepada buah hati.

“Kita bahas juga bagaimana penyuluh bisa memberikan penyuluhan, bukan hanya terkait habluminallah dan habluminannas, tapi juga habluminalalam. Bagaimana penyuluh juga memberikan penyuluhan dan pembinaan, bagaimana manusia harus berperan penting terhadap menjaga lingkungan dan menjaga kebersihan,” terang Menag Yaqut.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

“Dibahas juga bagaimana penghulu memberikan bimbingan kepada para calon pengantin agar mereka memperhatikan anak-anaknya agar ke depan bisa menjadi generasi yang hebat dan bisa diandalkan oleh bangsa, salah satunya dengan menjaga agar anak-anak tidak terkena stunting. Itu menjadi salah satu kewajiban penghulu mengingatkan kepada calon pengantin,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kementerian Agama #Kemenpan-RB #formasi ASN
Youtube Jejakfakta.com