Jejakfakta.com, Papua -- Pemilihan calon legislatif (caleg) Provinsi Papua telah selesai sebulan yang lalu. Partai Golkar keluar sebagai peraih kursi terbanyak. Partai beringin ini meraih total 10 kursi pada pemilihan DPRD Provinsi Papua.
Kini yang menjadi tanda tanya dikalangan masyarakat siapa yang akan menjadi Ketua DPRD Papua nantinya.

Sesuai dengan UU MD3 nomor 17 tahun 2014 pasal 327 ayat (3) yang berbunyi "Ketua DPRD Provinsi ialah anggota DPRD provinsi yang berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak di DPRD provinsi".
Baca Juga : Rayakan HUT ke-61, Munafri Tegaskan Golkar Makassar Harus Hadir untuk Rakyat dan Menang Pemilu 2029
Jika kita mengikuti Undang-undang yang berlaku maka partai Golkar Papua berhak atas kursi Ketua DPRD Provinsi.
Dari internal partai Golkar sendiri Denny H. Bonai menjadi caleg dengan dukungan tertinggi, Caleg Dapil 6 dari partai Golkar ini meraih 11.534 suara. Itu artinya Denny H. Bonai menjadi calon kuat yang akan menduduki kursi ketua DPRD Provinsi Papua.
Baru-baru ini kelompok yang mengatas namakan Masyarakat Adat Saireri Yapen Waropen mendatangi kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, merekan menyampaikan aspirasinya terkait posisi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua.
Baca Juga : Partai Golkar Makassar Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di HUT ke-61
"(Mereka) meminta agar yang menduduki kursi Ketua adalah wajib hukumnya Orang Asli Papua (OAP)," ungkap Niko Ramandei selaku Tokoh Masyarakat Sairei di Kota Jayapura, Papua.
Niko menambahkan kalau dilihat dari perolehan suara pada 14 Februari lalu, maka caleg Partai Golkar Dapil 6 atas nama Denny Henrry Bonai, ST yang memenuhi syarat menjadi Ketua DPRD Provinsi Papua. Selain asli Papua dia juga meraih suara tertinggi.
Sementara itu, Wakil Ketua Pokja Agama Majelis Rakyat Papua, Izak Hikoyabi menyampaikan MRP Provinsi Papua memperhatikan, memperjuangkan keberpihakan perlindungan dan pemberdayaan OAP dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di Provinsi Papua.
Baca Juga : IAS Ingin Golkar Kembali Bangkit di Sulsel: Siap Wakafkan Diri untuk Partai
Dilain tempat Adnan Sawaki selaku Pokja Adat Majelis Rakyat Papua mengatakan dari jumlah suara terbanyak dirinya merasa masyarakat sudah mengetahui siapa yang meraih suara tertinggi pada pemilu DPRD Provinsi kemarin. Suara tertinggi diraih oleh caleg Golkar dari Dapil 6 (Denny H. Bonai).
“Justru itu dengan suara terbanyak sudah jelas di publik, di media baik media cetak, media elektronik bahwa Denny Bonai pemilik Sura terbanyak, untuk itu sebagai anak Saireri saya tetap mendukung proses ini dan kembali kepada peraturan UU Otsus 2001 yang direvisi ke undang-undang nomor 2 tentang hak politik OAP saya pikir pantas dan layak untuk Denny Bonai harus ambil alih, karena dia adalah anak muda yang energik menunjukkan kepada bangsa dan negara juga sejarah membuktikan bahwa hari ini anak Tabi – Saireri juga mampu untuk pegang palu di atas negeri Tabi-Saireri,” ucapnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




