Laporan: Kepala Humas Unhas, Ahmad Bahar
Makassar - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melalui Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, di Unhas Kampus Tamalanrea, Senin (6/5/2024) pagi, memberangkatkan tim tanggap darurat ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Tim tanggap darurat ini berjumlah 16 orang, terdiri dari tim SAR, tim kesehatan, perawat, trauma healing dan dokter gigi bedah mulut, serta Menwa. Tim ini merupakan tim kedua yang dikirim Unhas ke Luwu untuk membantu masa tanggap darurat bencana banjir.
Baca Juga : Prof. JJ Terpilih Kembali sebagai Rektor Unhas Periode 2026–2030 dengan Perolehan Suara 95,8 Persen
Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang menimpa empat labupaten di Sulsel.
"Tentu kita sangat prihatin atas bencana yang menimpa saudara kita di Luwu, Enrekang, Wajo, dan Sidrap," kata Prof JJ sapaan akrab Prof Jamaluddin Jompa.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin dalam rapat koordinasi di Gedung Rektorat Unhas, Ahad (5/5/24), menyampaikan tim Unhas akan berada di Luwu selama sepekan.
Baca Juga : Anggota DPR Sindir Viralitas Donasi Relawan Banjir, Soroti Komunikasi Pemerintah yang Dinilai Kurang Efektif
“Tim tanggap darurat kedua akan ke Luwu ini, dijadwalkan di lokasi dari Senin sampai Sabtu yang dikoordinatori oleh Kepala Pusat Studi Bencana Unhas,” kata Ruslin.
Tim Unhas akan berposko di Belopa dan Suli. Tim akan memberikan bantuan evakuasi, observasi penyebab banjir dan penanganan banjir serta tanah longsor, dan melihat kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana.
Sebelum tim gelombang kedua ini, Unhas memberangkatkan tim pertama yang terdiri dari SAR Unhas dan Tim Bantuan Medis Calcaneus Fakultas Kedokteran.
Baca Juga : Korban Tewas Bencana Sumatera Tembus 962 Jiwa, 40 Jenazah Ditemukan dalam Sehari
Selanjutnya tim ketiga akan diberangkatkan pada 10 Mei atau pekan depan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




