Ahad, 12 Mei 2024 22:11

125 Jemaah Haji Maros Siap Terbang, Termasuk Lansia 99 Tahun

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Jemaah haji Lansia Kabupaten Maros Rennu Side Lauma (99) tahun. @Jejakfakta/dok. Kemenag Sulsel
Jemaah haji Lansia Kabupaten Maros Rennu Side Lauma (99) tahun. @Jejakfakta/dok. Kemenag Sulsel

Di kloter 3 jemaah haji Kabupaten Maros akan terbang bersama jemaah haji dari Kabupaten Barru dan Kota Parepare.

Jejakfakta.com, Maros -- Sebanyak 125 jemaah haji Kabupaten Maros yang tergabung dalam kloter 3, sudah masuk di Asrama Haji Sudiang Makassar, Ahad (12/5/2024) malam.

Berdasarkan jadwal yang dirilis panitia, jemaah haji kloter 3 akan terbang ke Tanah Suci, Selasa (14/5/2024) pukul 12.30. Di kloter 3 jemaah haji Kabupaten Maros akan terbang bersama jemaah haji dari Kabupaten Barru dan Kota Parepare.

Tampak, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Maros H. Muhammad, berbincang dengan jemaah haji. Ia menyampaikan permohonan maaf Bupati Maros Chadir Syam, yang belum bisa membersamai jemaah haji kloter ini.

Baca Juga : Stafsus Hasanuddin Ali Sampaikan 3 Pesan Kepada Jamaah Haji Kloter 7 UPG Makassar

Meskipun begitu, Asisten 1 Amiruddin, Kabag Kesra Andi Dermawan, Kasubbag TU Kemenag Maros Abdul Kadir, dan Kepala Seksi PHU Ahmad Ihyaddin, hadir membersamai jemaah di tempat penerimaan, di aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar.

Mulai pukul 20.00 jemaah haji sudah diterima secara resmi di aula Arafah: pemasangan gelang, dan pemeriksaan kesehatan juga dilakukan. Pun prosedur lain, para petugas sigap melayani.

Termasuk untuk jemaah haji Lansia Kabupaten Maros (99 tahun), Rennu Side Lauma.

Baca Juga : Mesin Pesawat Jemaah Haji Emabarkasi Makassar Rusak, Kemenag Ingatkan Garuda Indonesia Profesional

Ditemui, Rennu sudah berada di kursi roda di dampingi anaknya, Abdul Halim. Rennu yang berdomisili di Desa Alatengae Kecamatan Bantimurung, merupakan jemaah haji Kabupaten Maros dengan usia tertua.

Berdasarkan penuturan Abdul Halim, orang tuanya merupakan guru mengaji di kampung. “Sejak sebelum menikah, hingga kini, masih mengajar mengaji. Dan gratis mengaji di rumah. Masih bagus ini penglihatannya Mamak hingga kini. Tulisan-tulisan kecil masih bisa Ia baca.

“Makanya tadi sebelum berangkat, agak lama ini, karena banyak orang yang datang ke rumah. Mulai orang tua hingga anak-anak,” terang Abdul Halim.

Baca Juga : Sempat Alami Kerusakan Pesawat, 450 Jemaah Haji Kloter 5 Embarkasi Makassar Kembali Diberangkatkan 

“Hampir satu desa saya ajar semua mengaji, mulai orang tua, hingga cucu-cucunya,” kata Rennu agak terbata.

Di sela itu, panitia Embarkasi Makassar memberikan beberapa arahan untuk kenyamanan jemaah haji Lansia.

“Kakak sulung saya, sudah almarhum, usianya saja 75 tahun. Jadi memang usianya Mamak ini 99 tahun dan masih sehat. Hanya lututnya, kalau sudah duduk kemudian mau berdiri, itu yang terkadang ada keluhan. Tapi kalau jalan ke situ (ia menunjuk ke kamar mandi yang jaraknya beberapa meter), Ia masih bisa.”

Baca Juga : Pesawat Jemaah Haji Kloter 5 Embarkasi Makassar Kembali ke Bandara Hasanuddin

Abdul Halim menceritakan, bahwa sebenarnya Rennu, sudah bisa berangkat haji dua tahun sebelumnya, tapi karena faktor pendamping, Rennu baru mau berangkat tahun ini.

“Saya pi, Mamak baru mau untuk didampingi ke Tanah Suci,” ujarnya.

Setelah prosesi penerimaan, pukul 21.00 jemaah haji Kabupaten Haji Kabupaten Maros sudah mulai masuk ke asrama masing-masing.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Jemaah Haji #kloter 3 #Kabupaten Maros
Youtube Jejakfakta.com