Jejakfakta.com, Makassar — Buntut ditangkapnya dua anggota Satpol PP Sulsel yang diduga menerima paket kiriman yang berisi narkotika dan obat terlarang belum lama ini berdampak pada tes urin seratusan lebih pasukan Satpol PP Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (1/10/2022).
Kegiatan tes urine ini dilaksanakan di GOR (Gedung Olahraga) Pemprov Sulsel.

“Kami melakukannya secara mendadak, tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” ujar Plt Kasatpol PP Sulsel Andi Rijaya.
Baca Juga : Penataan Telkomas Berjalan Damai, Pedagang Bongkar Lapak Secara Mandiri
Satpol PP Sulsel bekerja sama dengan RS Dadi dalam proses pengambilan sampel urine pasukan tersebut.
“Hasil dari tes urine ini akan menjadi syarat untuk penerimaan gaji atau honor mereka. Jadi mereka wajib tes urine semua,” ujar Rijaya.
Rijaya juga mengatakan, selain pasukan yang bertugas di Kantor Gubernur, sejumlah pasukan Satpol PP yang bertugas di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel juga tak lepas dari pengambilan sampel urine tersebut.
Baca Juga : Tanpa Gesekan, 19 Pedagang Kelapa Bongkar Lapak Sendiri Dukung Penataan Kota Makassar
Berdasarkan pantauan, di GOR Kantor Gubernur antre banyak pasukan Satpol PP yang harus mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh RS Dadi. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




