Jumat, 16 Desember 2022 18:19

Cegah Anak Stunting, Indira Yusuf Ismail Beri Arahan ke Ibu Hamil

Editor : Nurdin Amir
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menghadiri Bincang Kesehatan dengan Orang Tersayang, Jumat (16/12/2022). (Foto: Istimewa)
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menghadiri Bincang Kesehatan dengan Orang Tersayang, Jumat (16/12/2022). (Foto: Istimewa)

Indira memberi arahan kepada ibu hamil agar rajin dan semangat memeriksakan kandungan. Hal itu penting untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu serta janin yang dikandung.

Jejakfakta.com, Makassar - Dalam rangka menyambut Hari Ibu pada 22 Desember mendatang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar mempersembahkan Bikangdoang atau Bincang Kesehatan dengan Orang Tersayang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, Jumat (16/12/2022).

Kegiatan yang berlangsung di lobby RSUD Daya ini diikuti puluhan peserta yang rata-rata adalah ibu hamil. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung yakni Ibu Hamil Sehat, Makassar Bebas Stunting.

Dalam kegiatan ini, Indira memberi arahan kepada ibu hamil agar rajin dan semangat memeriksakan kandungan. Hal itu penting untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu serta janin yang dikandung.

Baca Juga : Putus Mata Rantai Kawin Anak–Stunting, Bupati Gowa Gerakkan Majelis Ta’lim hingga KUA Turun ke Desa

"Saya mohon harus selalu semangat memeriksakan kandungan, mendeteksi perkembangan janin hingga lahir bayi yang sehat pertumbuhan fisik dan mentalnya," ungkapnya.

Indira menyampaikan, ibu hamil yang sering memeriksakan kehamilannya ke dokter dapat mengetahui kondisi kesehatan dirinya dan janin, sehingga ia dapat mencegah hal-hal buruk terjadi padanya dan janin.

Di samping pemeriksaan kandungan yang rutin, dia juga mengingatkan ibu hamil agar menjaga asupan nutrisi selama masa kehamilan. Sebab ibu yang sehat akan melahirkan anak yang juga sehat.

Baca Juga : Rakerda TP PKK Kota Makassar 2026, Melinda Aksa Tegaskan Komitmen Jalankan Program Prioritas

Dalam lingkup organisasi PKK sendiri, Pokja IV yang membidangi sektor kesehatan, diungkapkan Indira, rutin terjun langsung ke masyarakat memberi edukasi terkait pencegahan stunting hingga memberi informasi terkait pangan bergizi.

"Masalah stunting kami sampaikan kepada ibu-ibu yang sedang hamil maupun yang sedang mempersiapkan kehamilan. Tim kami turun langsung membantu menginformasikan bagaimana makanan bergizi," tuturnya.

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) RSUD Daya Makassar, dr. Sitti Nur Asni menambahkan, stunting merupakan peristiwa kronis yang jarang disadari. Sehingga, penting bagi ibu untuk mengetahui gejalanya sejak dini.

Baca Juga : Duduk Bersama Purna Bhakti, Munafri Ajak Pamong Senior Terus Berkontribusi untuk Makassar

Stunting sendiri adalah gangguan pertumbuhan pada janin yang dimulai dari dalam rahim yang berlanjut sampai sesudah bayi lahir. Gejala ini biasanya baru terlihat saat usia anak menginjak 2 tahun.

"Stunting itu ketika seorang anak bertumbuh dan berkembang tidak sesuai dengan umurnya. Berbeda dengan anak yang memang dilahirkan dari orang tua yang bertubuh kecil, rasionya pasti sesuai. Tetapi kalau stunting itu rasionya tidak sesuai," jelas dr. Asni.

Oleh karena itu, dia mendorong agar ibu hamil harus rutin memeriksakan kandungan, paling sedikit 8 kali selama masa kehamilan.

Baca Juga : Wamendukbangga dan Pemkot Makassar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Fokus pada Ibu Hamil dan Menyusui

"Ibu harus menyadari bahwa janin juga membutuhkan nutrisi. Kalau janin tidak diberikan nutrisi cukup, perawatan tidak optimal, asupan gizi tidak mencukupi, di usia 2 tahun akan kelihatan gejala stuntingnya," pungkas dia. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Indira Yusuf Ismail #Hari Ibu #Stunting
Youtube Jejakfakta.com