Rabu, 21 Desember 2022 14:22

Catat! Beda Fakta Beda Kata Soal Korban Maut Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel

 Kamera pengawas (CCTV) merekam terang benderang fakta detik-detik Masyita (43) terseret tali lomba tarik tambang IKA Unhas Sulsel, Makassar, Sulsel, Ahad (18/12/22) pagi Wita. Korban tidak selfi-selfi (swafoto) seperti kata panitia.
Kamera pengawas (CCTV) merekam terang benderang fakta detik-detik Masyita (43) terseret tali lomba tarik tambang IKA Unhas Sulsel, Makassar, Sulsel, Ahad (18/12/22) pagi Wita. Korban tidak selfi-selfi (swafoto) seperti kata panitia.

Faktanya korban tidak selfi-selfi (swafoto) seperti kata panitia.

Makassar, jejakfakta.com – Kamera pengawas (CCTV) merekam terang benderang fakta detik-detik Masyita (43) terseret tali lomba tarik tambang IKA Unhas Sulsel, Makassar, Sulsel, Ahad (18/12/22) pagi Wita. Korban tidak selfi-selfi (swafoto) seperti kata panitia.

Dalam rekaman CCTV yang dihimpun jejakfakta, kejadian Ahad pukul 07.52 Wita, di Jl Dr Sam Ratulangi, sebelah selatan Jl Jend Sudirman.

CCTV menunjukkan detik-detik Masyita terpelanting akibat kaki korban terseret kencang tali lomba tarik tambang IKA Unhas.

Baca Juga : Polisi Periksa 25 Saksi 5 CCTV hingga Tali Lomba Tarik Tambang Maut IKA Unhas Sulsel


Sebelum beredarnya video CCTV, panitia menyampaikan pernyataan pers bahwa Masyita melakukan selfie (swafoto) saat kejadian.

Baca Juga : Dahsyatnya Terjangan Tali Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel

Wartawan bertanya, siapa yang bertanggung jawab atas kejadian maut lomba tarik tambang IKA Unhas?

Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unhas Sulsel, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengatakan, kejadian tersebut murni kecelakaan.

"Ini kan kecelakaan, sudah diantisipasi. Saya kira ini nama kecelakaan, kecuali ada kelalaian. Saya sudah sampaikan bahwa (peserta) di bagian sebelah kanan tali," kata Danny Pomanto kepada wartawan, Ahad (18/12/2022) seusai lomba.

Baca Juga : Terekam: Beginilah Masyita Tewas Terseret Tali Lomba Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel

Seorang panitia yang mendampingi Danny Pomanto wawancara tersebut, mengatakan, saat lomba semua peserta diimbau harus di bagian sebelah kanan.

"Saya pegangan toa (pengeras suara) menyampaikan bahwa bapak/ibu harus di sebelah kanan tali, kemudian pak wali menyusul. Setelah itu, dia main selfi-selfi ibu-ibu ini, pegang-pegang tali main selfi, seakan-akan main dia baku tarik tambang begitu. Tiba-tiba dia tarik itu tambang,” kata panitia bersangkutan disambut anggukan Danny Pomanto, Wali Kota Makassar.

Panitia juga menyatakan, tali lomba tarik tambang tidak putus saat perlombaan berlangsung.

Baca Juga : Terekam Detik-detik Maut Lomba Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel

"Jadi tidak ada unsur kesengajaan. Tidak ada tali putus, pak. Tidak ada terlilit di leher," katanya.

Ketua panitia lomba, Rahmansyah, menyampaikan keterangn berbeda anggota panitia yang mendampingi Danny Pomanto.

"Tali tarik tambang putus tiba-tiba tidak disangka korban sampai terlilit sehingga kepalanya terbentur di batu pembatas jalan," kata Rahmansyah kepada wartawan seusai lomba.

Baca Juga : Di Balik Putusnya Nyawa Peserta Lomba Tarik Tambang IKA Unhas Sulsel

Selain korban meninggal, sejumlah peserta tarik tambang IKA Unhas Sulsel dilaporkan mengalami luka-luka.

Lomba tarik tambang tersebut merupakan rangkaian pelantikan pengurus IKA Unhas Sulsel yang diketuai Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, Senin 19 Desember 2022 di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar.

Lomba menargetkan Rekor MuRI sebagai permainan tradisional yang diklaim melibatkan 5.000 peserta. Panitia pun mengklaim, panjang tali lomba 1.540 meter.

Peserta lomba ini terbagi dua kubu: kubu selatan berpakaian putih-putih dan kubu utara berwarna merah darah. Panitia mengklaim, 2500 peserta di tiap kubu. Total 5000 peserta.

Masyita dengan nomor kepesertaan 2687, tergabung dalam kubu putih-putih area Selatan, yang menarik tali dari Jl Dr Sam Ratulangi, sebelah selatan Jl Sudirman.

Kubu merah di sepanjang Sudirman dan sebagai pemenang lomba ini.

Informasi yang dihimpun, kubu putih-putih adalah peserta gabungan dari ketua RT dan ketua RW se-Makassar. Sedangkan kubu merah diklaim sebagai anggota IKA Unhas.

Tulang Punggung Keluarga

Masyita tercatat sebagai Ketua RT 1/RW 07 Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Wawan (suami almarhumah) dan dua buah hati kini tanpa Masyita.

Jenazah Masyita dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Panaikang, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Senin (19/12/2022) siang.

Keluarga menyebut almarhum Masyita sosok perempuan tangguh, pekerja keras untuk keluarga dan masyarakat.

"Sosok almarhumah itu pekerja, apalagi dia boleh dibilang tulang punggung di keluarganya," kata kakak Masyita, Ridwan, kepada tribun-timur.com.

"Dia kerja semrawutan, dia juga yang merawat ibu," Ridwan mengenang sang adik.

Masyita anak keenam dari 12 bersaudara.

Ridwan mengatakan bahwa pihak keluarga kini telah ikhlas atas kematian Masyita.

"Kalau masalah kejadian ini kita tidak bisa salahkan siapapun, karena ini musibah. Kalau masalah kejadian, saya belum paham betul,"katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Masyita #Tarik tambang maut #Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) #CCTV korban tarik tambang IKA Unhas
Youtube Jejakfakta.com