Jejakfakta.com, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros bersama United States Agency for International Development (USAID) Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH) Tangguh menggelar Workshop Intensif di Clove Cafe Maros, Kamis (16/01/2025). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan tata kelola pemerintahan dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam pengelolaan air minum aman, sanitasi, dan perilaku higienis (WASH).
Workshop ini menjadi momentum penting, mengingat indeks tata kelola Kabupaten Maros di sektor WASH/Sumber Daya Air (WRM) terus menunjukkan tren positif. Pada pengukuran tahun 2024, indeks naik signifikan menjadi poin 70 dari angka 62,25 pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini jauh melampaui baseline awal sebesar 58,25.

Dorongan Transparansi dan Akuntabilitas
Baca Juga : Makassar Tembus Kategori Tertinggi EPPD, Munafri Sebut Penghargaan Kemendagri Buah Kolaborasi Besar
Kepala Bapperida Maros, Sulaeman Samad, menegaskan bahwa validitas data dalam pengisian governance index sangat krusial untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan strategi perbaikan tata kelola pemerintahan.
"Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah. Melalui workshop ini, kita berkomitmen meningkatkan tata kelola demi pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Sulaeman.
Hal ini sejalan dengan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Maros 2025–2030, salah satunya adalah Program Stasiun Air Bersih Gratis yang bertujuan memastikan 100% masyarakat memiliki akses terhadap air bersih yang layak konsumsi. Program ini didukung kolaborasi lintas OPD, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat.
Baca Juga : Buka Puasa Bersama Pemkot–IKAPTK, Wali Kota Tekankan Integritas dan Kolaborasi ASN
Dukungan USAID dan Pendekatan IRIS
Narasumber workshop, Nawir Sikki selaku Regional Governance Specialist USAID-IUWASH Tangguh, mengapresiasi peningkatan tata kelola Kabupaten Maros yang masuk tahun keempat pendampingan USAID. Melalui pendekatan Integrated Resilient IUWASH Systems (IRIS), pemerintah Kabupaten Maros berhasil memperkuat tata kelola, meningkatkan akses layanan, dan mendorong peran perempuan dalam pengelolaan WASH dan SDA.
Nawir menambahkan bahwa peningkatan indeks ini didukung berbagai regulasi dan kebijakan yang mendukung indikator governance index meskipun alokasi anggaran masih menjadi tantangan.
Baca Juga : Pemkot Makassar–Kejari Teken MoU, Appi Tekankan Pemerintahan Bersih dan Optimalisasi Pajak Daerah
"Ke depan, prioritas akan diarahkan pada peningkatan anggaran, baik melalui APBD, APBN, maupun sumber pendanaan lainnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




