Jejakfakta.com, GOWA – Dinas Peternakan Kabupaten Gowa terus bergerak melakukan vaksinasi untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Hingga kini, tercatat sudah 2.784 hewan terjangkit di 14 kecamatan yang masuk dalam zona merah.
Plt Kepala Dinas Peternakan Gowa, Muhammad Chaerul Aswar, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan masih berlangsung aktif di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Tombolopao yang hingga kini masih berada dalam kategori aman.

“Kami terus memberikan pelayanan vaksinasi di beberapa kecamatan. Saat ini kami berada di Tombolopao untuk memberikan vaksin guna mencegah penularan lebih lanjut,” ujarnya kepada Jejak Fakta, Senin (10/2/2025).
Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Menurut Aswar, virus PMK ini memiliki tingkat persebaran yang sangat cepat di Kabupaten Gowa dan hampir di seluruh Sulawesi Selatan. Bahkan, penyebarannya sudah meluas ke berbagai daerah di Indonesia.
“Penularannya berasal dari luar daerah, dan ketika sudah masuk ke wilayah tertentu, virus ini akan terus menyebar. Inilah yang terjadi di Gowa,” jelasnya.
Untuk mengatasi wabah ini, pihak Dinas Peternakan terus menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan kepada para peternak. Salah satu imbauannya adalah agar peternak tidak memperjualbelikan ternak yang terinfeksi sebelum mendapatkan pengobatan.
Baca Juga : Piluh! Rangga di Gowa Hanya Bisa Bawa Ubi ke Sekolah Pengganti Uang Jajan
“Penyakit ini bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat dan sederhana. Jadi, kami sarankan agar peternak tidak menjual ternak yang terinfeksi karena bisa merugi akibat harga jual yang anjlok,” kata Aswar.
Ia juga menekankan agar peternak segera melaporkan jika menemukan gejala PMK pada hewan mereka agar bisa segera ditangani oleh pihak berwenang.
“Kami ingin masyarakat tidak panik. Penyakit ini bisa disembuhkan, jadi lebih baik ditangani terlebih dahulu daripada dijual murah dalam kondisi sakit,” tambahnya.
Baca Juga : Nekat Curi Mesin Traktor di Sawah, Pemuda Asal Gowa Diciduk Polisi
Dinas Peternakan Gowa akan terus memperbarui data kasus PMK setiap minggu untuk memastikan penanganan yang lebih efektif dalam mengendalikan penyebaran virus di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




