Jejakfakta.com, MAKASSAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan banjir di sejumlah daerah, terutama di Kabupaten Maros dan Kota Makassar. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar telah menerima banyak laporan permintaan evakuasi dari warga yang terdampak.
Pelaksana Harian (PH) Kepala Basarnas Makassar, Haris Supardi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sudah empat tim dikerahkan untuk membantu evakuasi di wilayah-wilayah yang paling parah terkena dampak.

"Kami menerima laporan permintaan evakuasi dari berbagai lokasi di Kabupaten Maros yang terdampak banjir," ujar Haris, dalam keterangannya.
Baca Juga : Operasi SAR KM Nurul Salsa Makin Intensif, Dua KRI Tambahan Dikerahkan Cari 20 Korban
Tim penyelamat telah bergerak ke beberapa titik kritis, seperti Samangki, Pammanjengan (Moncongloe), dan Perumahan Racita. Di Samangki, empat orang berhasil dievakuasi, terdiri dari dua orang dewasa dan dua balita.
Sementara itu, di Pammanjengan, empat orang dewasa dan dua balita juga tengah dalam proses penyelamatan. Untuk wilayah Perumahan Racita, tim masih melakukan pendataan korban yang membutuhkan bantuan.
Haris juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan segera menghubungi Basarnas jika membutuhkan bantuan darurat.
Baca Juga : Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Selayar, Bertahan Hidup Berpegangan pada Rompong Nelayan
"Bagi warga yang membutuhkan evakuasi, silakan menghubungi call center Basarnas di nomor 0811447115," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan proses evakuasi di beberapa lokasi dengan kondisi penerangan yang minim. Cuaca yang masih tidak menentu membuat proses penyelamatan berjalan penuh tantangan.
Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi dan bersiap menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




