Senin, 17 Februari 2025 07:25

Pemprov Sulsel Siapkan Tender E-Katalog, Siapkan Anggaran 10 Miliar Kembalikan Trayek Teman Bus 1

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ilustrasi Teman Bus Makassar Trans Mamminasata. Mulai 1 Januari 2025, dua dari tiga koridor Teman Bus Trans Mamminasata resmi berhenti beroperasi. @Jejakfakta/Foto: dok. Dirjen Perhubungan Darat
Ilustrasi Teman Bus Makassar Trans Mamminasata. Mulai 1 Januari 2025, dua dari tiga koridor Teman Bus Trans Mamminasata resmi berhenti beroperasi. @Jejakfakta/Foto: dok. Dirjen Perhubungan Darat

Paling lambat, operasional trayek 1 Teman Bus akan dimulai pada akhir Maret 2025.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah berupaya keras untuk mengaktifkan kembali trayek 1 Teman Bus yang sempat dihentikan pada awal tahun 2025. Trayek yang menghubungkan Mall Panakkukang dengan Pelabuhan Galesong ini dihentikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) setelah mereka hanya dapat memberikan subsidi untuk satu trayek, yaitu Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea ke Fakultas Teknik Unhas di Gowa.

Meski demikian, tingginya permintaan masyarakat membuat Pemprov Sulsel tidak tinggal diam. Pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menghidupkan kembali trayek tersebut, dan kini tengah mempersiapkan proses tender melalui E-Katalog.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Setyawan mengungkapkan, mereka sudah melakukan rapat untuk menyiapkan dokumen E-Katalog dan memastikan bahwa proses tender akan segera dimulai.

Baca Juga : Pemkot Makassar Kejar Lahan "Clear and Clean", Jembatan Barombong Siap Dibangun 2027

"Kami sedang menyelesaikan dokumen E-Katalog, dan secepatnya tender akan dimulai," ujar Setyawan pada Minggu (16/2/2025) di Makassar.

Namun, Setyawan juga mengingatkan adanya penyesuaian terkait armada dan jam operasional Teman Bus. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemprov Sulsel.

"Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 15 hingga 20 miliar, sementara kita hanya memiliki anggaran Rp 10 miliar. Oleh karena itu, kemungkinan jam operasional yang sebelumnya berlangsung dari pukul 5 sore hingga 10 malam akan disesuaikan," tambahnya. Meskipun ada perubahan, layanan Teman Bus tetap akan dilanjutkan.

Baca Juga : Makassar Bidik Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD untuk Bus Kota Terintegrasi

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin, menilai trayek 1 Pelabuhan Galesong - Mall Panakkukang memiliki potensi yang lebih besar untuk dibiayai oleh Pemprov Sulsel dibandingkan trayek 2 Unhas Tamalanrea - Terminal Mandai.

Data dari periode Januari hingga Juli 2024 menunjukkan bahwa koridor 1 memiliki load factor 45,67%, sementara koridor 2 hanya 22,68%. Pada periode Agustus hingga November 2024, koridor 1 mengalami peningkatan signifikan dengan load factor 78,82%, sedangkan koridor 2 hanya mencapai 32,01%.

Koridor 5, yakni trayek Unhas Tamalanrea - Teknik Unhas Gowa, bahkan mencatatkan load factor yang sangat tinggi, mencapai 102,33%. Berdasarkan hasil ini, Pemprov Sulsel optimis trayek 1 akan lebih menguntungkan dan berdampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga : Kejati Sulsel Selamatkan Rp4,3 Miliar dari Kasus Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Penelusuran Aset Terus Berlanjut

Menurut Andi Erwin, proses Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk trayek 1 sudah selesai, dan kini pihaknya sedang berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memfinalisasi pengambilan koridor.

"Paling lambat, operasional trayek 1 Teman Bus akan dimulai pada akhir Maret 2025," kata Andi Erwin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, Pemprov Sulsel kini hanya tinggal menunggu tahapan akhir untuk mewujudkan kembali trayek 1 Teman Bus yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Proses tender melalui E-Katalog akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi warga Sulsel untuk kembali menikmati transportasi publik yang terjangkau dan efisien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemprov Sulsel #teman bus #transportasi publik #E-Katalog
Youtube Jejakfakta.com