Jumat, 21 Februari 2025 17:18

Mahasiswa Makassar Tuntut Pemerintah Cabut Kebijakan Efisiensi Anggaran yang Terdampak Pendidikan dan Kesehatan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (21/2/2025). @Jejakfakta/Samsir
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (21/2/2025). @Jejakfakta/Samsir

Kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar menggelar aksi demonstrasi besar-besaran yang bertajuk 'Indonesia Gelap' di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (21/2/2025). Mereka secara tegas menuntut agar pemerintah mencabut kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak langsung pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Aksi ini dimulai sekitar pukul 16.45 WITA, dengan para demonstran bergantian menyampaikan orasi politik yang menggema di seantero lokasi. Mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Di sepanjang area aksi, mahasiswa membentangkan berbagai poster dan spanduk berisi kritikan tajam, ada yang ditulis dengan nada sindiran kreatif.

Baca Juga : Bupati Pangkep Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Peserta Kenakan Pakaian Adat

Salah satunya, poster dengan tulisan “Cukup cari jodoh yang susah, pak, cari kerja jangan,” yang mengejutkan dan sekaligus menyindir kebijakan pemerintah yang dianggap tak mendukung lapangan kerja.

Ratusan personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi, dengan beberapa anggota bertugas menjaga area sekitar kantor DPRD dan membersihkan sisa ban bekas yang dibakar oleh massa.

Ketegangan sempat meningkat ketika demonstran mencoba membuka pintu gerbang DPRD Sulsel yang tertutup rapat. Namun, setelah beberapa saat, polisi memberikan izin bagi massa untuk memasuki area tersebut, meredakan ketegangan yang sempat memanas.

Baca Juga : Diskominfo Makassar Gandeng Apple Developer Academy, Perkuat Talenta Digital Mahasiswa

Hingga berita ini diturunkan, aksi mahasiswa masih berlangsung dengan ratusan peserta tetap bertahan di depan kantor DPRD Provinsi Sulsel. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun tersendat, menambah kemacetan di pusat kota Makassar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#mahasiswa makassar #efisiensi anggaran #Pendidikan #Kesehatan #demonstrasi
Youtube Jejakfakta.com