Senin, 03 Maret 2025 16:30

Pasca Sertijab, Wali Kota Munafri Arifuddin Fokus Efisiensi Anggaran dan Gerak Cepat Bangun Stadion

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membacakan visi-misi MULIA usai serah terima Jabatan di Kantor DPRD Makassar Jl AP Pettarani, Senin (3/3/2025). @Jejakfakta/Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat membacakan visi-misi MULIA usai serah terima Jabatan di Kantor DPRD Makassar Jl AP Pettarani, Senin (3/3/2025). @Jejakfakta/Humas Pemkot Makassar

Tim transisi tengah melakukan finalisasi, dengan potensi penghematan mencapai Rp 300 miliar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Usai resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin langsung bergerak cepat dengan fokus pada efisiensi anggaran dan pembangunan stadion baru.

Langkah ini menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya, yang akan mengarahkan anggaran pada program strategis yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Munafri, salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah pola penggunaan anggaran selama ini, terutama dalam hal perbandingan antara belanja dan pendapatan daerah.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026, Pencairan Mulai Diproses

"Yang pertama kita akan lihat detail bagaimana pola penggunaan anggaran. Anggaran yang tidak terlalu penting akan kita pangkas dan dialihkan ke program strategis yang benar-benar diperlukan," ujar Munafri usai menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Kantor DPRD Kota Makassar, Senin, 3 Maret 2025.

Salah satu fokus utama efisiensi adalah memangkas pengeluaran yang dianggap kurang produktif, seperti biaya perjalanan dinas, pertemuan di luar kantor, serta anggaran konsumsi dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Terkait angka efisiensi yang bisa dicapai, Munafri menyebut bahwa tim transisi tengah melakukan finalisasi, dengan potensi penghematan mencapai Rp 300 miliar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 2026, Anggaran Disiapkan Rp86 Miliar

"Tim transisi sudah bekerja, dan dari draft awal yang kita lihat, ada sekitar Rp 300 miliar yang bisa kita efisiensikan. Minggu ini kita akan finalisasi untuk menentukan angka pastinya," ungkapnya.

Selain efisiensi anggaran, pembangunan stadion baru juga menjadi salah satu program utama Munafri.

Appi sapaan akrabnya memastikan bahwa proyek ini akan dijalankan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan melalui investasi inovatif dari pihak ketiga.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Munafri Turun ke Pasar Pabaeng-baeng: Cek Harga, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Pihaknya sudah mulai menjalin pembicaraan dengan beberapa investor.

Targetnya, dalam satu hingga dua hari ke depan akan memastikan terlebih dahulu aset milik Pemkot yang bisa digunakan untuk stadion.

Jika berjalan lancar, minggu ini atau minggu depan, investor potensial akan datang ke Makassar.

Baca Juga : Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serap Aspirasi Warga Bung Permai Soal Banjir

Untuk lokasi stadion, ia menyebutkan bahwa Pemkot sedang mengkaji lahan di Untia.

Terkait anggaran yang dibutuhkan, dia mengacu pada beberapa stadion di Thailand, yang dibangun dengan cepat dalam waktu satu tahun dengan kapasitas 30.000 penonton hanya dengan biaya sekitar Rp 250 miliar.

"Kalau stadion dengan kapasitas 20.000-25.000 penonton, biasanya biayanya bisa mencapai Rp 400-500 miliar. Tapi kita akan mencari cara agar lebih efisien, yang penting stadion ini tetap berstandar internasional," pungkasnya.

Baca Juga : Safari Ramadan di Rappocini, Aliyah Mustika Ilham Tarawih Bersama Warga dan Apresiasi Anak-anak Makmurkan Masjid

Dengan begitu pembangunan Makassar ke depan akan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #efisiensi anggaran #Pembangunan Stadion #Pemkot Makassar
Youtube Jejakfakta.com