Ahad, 09 Maret 2025 04:36

Aksi Kriminal Meningkat di Makassar, Kapolda Sulsel Turun Langsung Pimpin Operasi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, turun langsung memimpin operasi keamanan guna memastikan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci. @Jejakfakta/Samsir
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, turun langsung memimpin operasi keamanan guna memastikan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci. @Jejakfakta/Samsir

Operasi ini menyasar daerah-daerah yang kerap menjadi lokasi tawuran serta aksi pembusuran, yang belakangan ini meningkat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menjelang akhir Ramadan, suasana di Kota Makassar justru diwarnai aksi tawuran dan pembusuran yang meresahkan masyarakat. Menghadapi kondisi ini, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, turun langsung memimpin operasi keamanan guna memastikan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Operasi ini melibatkan gabungan personel dari Unit Sabhara, Patmor, Tim Jatanras, hingga Tim Patroli Presisi Ditsamapta Polda Sulsel. Mereka diterjunkan ke berbagai titik rawan kriminalitas di Kota Makassar.

“Kita ingin masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, dapat menjalankan Ramadan dengan aman dan nyaman,” ujar Yudhiawan dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025) di Polrestabes Makassar.

Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum

Target Operasi: Zona Rawan Kriminalitas

Kapolda menegaskan bahwa operasi ini menyasar daerah-daerah yang kerap menjadi lokasi tawuran serta aksi pembusuran, yang belakangan ini meningkat.

“Kita ingin menghilangkan ‘penyakit masyarakat. Sasaran utama kami adalah daerah yang sering terjadi perkelahian kampung dan pembusuran. Jangan sampai kejadian ini terus terulang,” tegasnya.

Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman

Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk pencegahan, tetapi juga sebagai upaya menindak tegas para pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan warga.

Tindakan Tegas bagi Pelaku Kejahatan

Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu dalam menindak para pelaku kriminalitas yang tertangkap selama operasi ini berlangsung.

Baca Juga : PN Makassar Kabulkan Praperadilan Jurnalis Antara, Polisi Diminta Tuntaskan Kasus Kekerasan 2019 dalam 60 Hari

“Kami akan amankan dan proses hukum para pelaku. Pembusuran ini sangat berbahaya, bisa menyebabkan kematian jika mengenai organ vital,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen memperbanyak ibadah, bukan malah ternodai dengan tindakan kriminal.

“Kita harus menjaga kesucian Ramadan. Jangan kotori dengan aksi kriminalitas seperti tawuran dan pembusuran,” pungkasnya.

Baca Juga : Ahli Pers Dewan Pers: Praperadilan Kekerasan Jurnalis Dapat Dikabulkan

Polisi Jadi Korban, Bukti Situasi Darurat

Dalam sepekan terakhir, beberapa wilayah di Makassar dilanda aksi tawuran dan pembusuran. Bahkan, seorang personel Polres Pelabuhan Makassar menjadi korban serangan pembusuran, menegaskan urgensi dari operasi keamanan yang digencarkan.

Dengan keterlibatan langsung Kapolda Sulsel dan jajaran kepolisian, diharapkan kondisi Kota Makassar kembali kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Ramadan #Aksi tawuran #Polda Sulsel #rawan kriminal #Kota Makassar
Youtube Jejakfakta.com