Kamis, 10 April 2025 18:30

Komisi VI DPR RI Apresiasi Pelindo, Tegaskan Larangan Pedagang Asongan Naik Kapal

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, dalam Kunjungan Kerja Reses dalam rangka Masa Reses Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (9/4/2025). @Jejakfakta/dok. Pelindo
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, dalam Kunjungan Kerja Reses dalam rangka Masa Reses Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (9/4/2025). @Jejakfakta/dok. Pelindo

Terminal penumpang seluas 6.500 m² telah dilengkapi dengan ruang tunggu, fasilitas X-ray, garbarata, serta layanan khusus untuk lansia dan anak-anak.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) atas kesiapan mereka dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Dalam kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI ke Sulawesi Selatan, Nurdin menyebut Pelindo telah bekerja maksimal menjaga kelancaran dan kenyamanan para pemudik, khususnya di Pelabuhan Makassar.

“Lonjakan penumpang tahun ini cukup tinggi, tapi semuanya berjalan tertib dan lancar. Kami sangat mengapresiasi upaya Pelindo dan semua pihak yang terlibat,” kata Nurdin dalam Kunjungan Kerja Reses dalam rangka Masa Reses Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga : Pelindo–Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Taman Km 0 dan Penataan Jukir Liar Jadi Prioritas

Meski demikian, ia menyoroti adanya pedagang asongan yang mencoba naik ke kapal penumpang. Menurutnya, hal ini sangat membahayakan dan harus segera ditertibkan.

“Ini berbahaya dan tidak boleh dibiarkan. Kapal harus jadi area steril dari pedagang asongan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menjelaskan bahwa selama masa angkutan Lebaran, pihaknya menyiapkan tiga dermaga khusus penumpang di Pelabuhan Makassar. Terminal penumpang seluas 6.500 m² juga telah dilengkapi dengan ruang tunggu, fasilitas X-ray, garbarata, serta layanan khusus untuk lansia dan anak-anak.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Komisi V DPR RI & BBWS, Kanal dan Trotoar Jadi Fokus Penataan

Puncak arus mudik di pelabuhan ini tercatat pada 21 Maret 2025 (H-10) dengan 7.373 penumpang, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 6 April 2025 (H+6) dengan 7.653 penumpang. Total peningkatan penumpang mencapai 80.347 orang, naik 8,6% dari tahun sebelumnya.

Menanggapi isu pedagang asongan, Arif menegaskan bahwa Pelindo sudah melarang praktik tersebut dan terus bekerja sama dengan operator kapal serta pemerintah daerah untuk memastikan pelabuhan tetap aman dan nyaman.

“Kami sudah mendata para pedagang musiman dan sedang mencari solusi jangka panjang lewat program CSR atau TJSL. Fokus kami bukan hanya melarang, tapi juga memberi alternatif penghasilan bagi mereka,” jelas Arif.

Baca Juga : Anggota DPR Sindir Viralitas Donasi Relawan Banjir, Soroti Komunikasi Pemerintah yang Dinilai Kurang Efektif

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari Komisi VI DPR RI, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#komisi vi #DPR RI #nurdin halid #Lonjakan Penumpang #Pelabuhan Makassar #pedagang asongan
Youtube Jejakfakta.com