Jejakfakta.com, TANA TORAJA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, secara resmi membuka kegiatan manasik haji untuk jemaah dari dua kabupaten bersaudara, Tana Toraja dan Toraja Utara. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag Tana Toraja, Jumat (11/4/2025).
Didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), H. Ikbal Ismail, serta Kepala Kemenag dari kedua kabupaten, Kepala Bagian Kesra Pemkab Tana Toraja Letriks Parumbak, dan Kepala Seksi PHU masing-masing kabupaten, Kakanwil menegaskan pentingnya menjaga niat dan fokus selama berada di Tanah Suci.

"Yang harus diperbanyak di Tanah Suci adalah ibadah dan doa, bukan selfie dan belanja," ujar Ali Yafid.
Baca Juga : Pandji Jalani Peradilan Adat Toraja, Tiga Ekor Ayam Dikorbankan sebagai Simbol Penyesalan
"Kesempatan berada di depan Kakbah, Masjid Nabawi, Raudhah, Makam Rasulullah SAW, Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina adalah momen yang sangat istimewa. Tidak semua umat Islam bisa merasakannya secara langsung," tambahnya.
Ali Yafid juga menekankan bahwa meskipun jumlah jemaah dari Tana Toraja dan Toraja Utara tidak terlalu banyak, hal ini justru menjadi potensi besar untuk menciptakan jemaah haji yang mandiri.
"Saya harap kegiatan manasik ini bisa dimaksimalkan agar jemaah lebih siap secara fisik, mental, dan spiritual. Untuk urusan konsumsi, transportasi, akomodasi, serta bimbingan kesehatan dan ibadah, semua sudah disiapkan oleh pemerintah," jelasnya.
Baca Juga : 133 CJH Pangkep Ikuti Manasik, Diberangkatkan 8 Mei 2026
Ali juga mengingatkan agar jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan negara selama berada di Tanah Suci.
"Jemaah haji Indonesia selama ini dikenal sebagai jemaah yang paling sopan, tertib, dan patuh terhadap aturan. Tolong jaga reputasi ini," tutup Kakanwil.
Petugas Diminta Jaga Kesehatan dan Kekompakan Jemaah
Baca Juga : Kuota Haji Gowa Meningkat, Wamenhaj dan Bupati Gowa Lepas 1.421 JCH
Sementara itu, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ikbal Ismail, dalam sesi penyampaian materi manasik, meminta para petugas haji untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi prima.
"Petugas harus menjaga dan memantau kesehatan jemaah agar mereka dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan meraih predikat haji yang maqbul dan mabrur," tegasnya.
Ikbal juga menjelaskan secara rinci berbagai persiapan teknis yang harus dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, mulai dari aspek kesehatan, barang bawaan, hingga etika selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.
Baca Juga : Kuota Haji Gowa Melonjak Tajam, 1.419 JCH Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang 2026
"Hal-hal teknis seperti cara menyikapi jika tersesat atau tertinggal rombongan sangat penting dipahami, khususnya bagi jemaah yang baru pertama kali bepergian ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri," ujar Ikbal.
Rincian Jumlah dan Jadwal Keberangkatan Jemaah
Jumlah jemaah haji dari Tana Toraja tahun ini tercatat sebanyak 34 orang, sementara dari Toraja Utara sebanyak 19 orang.
Baca Juga : Di Hadapan Pengurus Golkar Tator, IAS Apresiasi Kinerja Victor
Berikut adalah jadwal keberangkatan masing-masing:
Tana Toraja: Tergabung dalam Kloter 14 UPG bersama jemaah Kabupaten Bulukumba. Masuk Asrama Haji Sudiang Makassar pada 9 Mei 2025 pukul 08.00 WITA, dan diberangkatkan ke Madinah pada 10 Mei 2025 pukul 12.55 WITA.
Toraja Utara: Bergabung dalam Kloter 37 UPG bersama jemaah dari Kota Makassar, Kabupaten Wajo, dan Bone. Masuk Asrama Haji pada 27 Mei 2025 pukul 20.00 WITA, dan diberangkatkan ke Jeddah pada 28 Mei 2025 pukul 22.20 WITA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




