Sabtu, 31 Desember 2022 17:00

Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,67 persen, Pemprov Sulsel Optimis 2023 Lebih Baik

Editor : Nurdin Amir
Suasana di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/11/2022). Badan Pusat Statistik (BPS) melalui data yang dirilis mengatakan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2022 terhadap triwulan III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,67 persen. @Jejakfakta/DokBisnis/Paulus Tandi Bone
Suasana di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/11/2022). Badan Pusat Statistik (BPS) melalui data yang dirilis mengatakan ekonomi Sulawesi Selatan triwulan III-2022 terhadap triwulan III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,67 persen. @Jejakfakta/DokBisnis/Paulus Tandi Bone

Kondisi sosial ekonomi Sulawesi Selatan selama Tahun 2021 tumbuh di angka 4,65 persen dan pada Triwulan 3 Tahun 2022 tumbuh sebesar 5,67 persen.

Jejakfakta.com, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan sederet harapan untuk tahun 2023. Ia berharap tahun depan lebih baik dari tahun ini.

“Harapannya insya Allah kita harus sama-sama dan optimis memperbaiki lebih baik lagi dari pada tahun ini,” kata Andi Sudirman, melalui siaran pers yang diterima Jejakfakta.com, Sabtu (31/12/2022)

Di antaranya, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, peningkatan lapangan pekerjaan pemerataan pembangunan.

Baca Juga : Siaga El Nino, BPBD Gowa Perkuat Koordinasi Cegah Krisis Air hingga Karhutla

“Termasuk target kita untuk penciptaan sistem perdagangan yang kuat, ekspor dan pendapatan perkapita,” sebutnya.

Secara umum, kondisi sosial ekonomi Sulawesi Selatan selama Tahun 2021 tumbuh di angka 4,65 persen dan pada Triwulan 3 Tahun 2022 tumbuh sebesar 5,67 persen, hal ini karena di topang oleh berlanjutnya pemulihan kesehatan dan ekonomi masyarakat sehingga ada perbaikan kinerja dunia usaha seiring dengan peningkatan produksi komoditas pertanian serta berlanjutnya pembangunan proyek pemerintahan dan swasta.

Laju inflasi Sulawesi Selatan pada Tahun 2021 sebesar 2,40 persen dan pada bulan September 2022 turunan menjadi 1,12 persen, penurunan ini karena semakin terjaga dan stabilnya daya beli masyarakat.

Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan

Angka Kemiskinan menunjukkan tren menurun, Maret 2021 persentase penduduk miskin sebesar 8,78 Persen mengalami penurunan di periode Maret Tahun 2022 sebesar 8,63 Persen atau 0,15 poin, atau turun sebanyak 7.540 orang menjadi 777.440 orang.

Untuk Tingkat Penggangguran Terbuka (TPT) periode Agustus 2021 mencapai angka 5,72 persen dan di periode Agustus Tahun 2022, juga mengalami penurunan pada angka 4,51 persen atau 1,21 poin.

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada Tahun 2021 72,24 naik menjadi 72,82 pada Tahun 2022 dan berada pada peringkat 11 secara Nasional. Sedangkan Gini Ratio di Tahun 2021 sebesar 0,377 dan pada bulan Maret 2022 tetap terjaga pada angka 0,377.

Baca Juga : Optimalisasi Aset Tanah, Gowa Bidik Lonjakan PAD dan Kepastian Investasi

Penurunan angka pengangguran dan perbaikan IPM Sulsel di masa pandemi COVID-19 merupakan indikator keberhasilan program pemulihan ekonomi di masa pandemi ini.

“Berbagai capaian pada tahun 2022 ini, menjadi semangat dan modal awal yang baik memasuki Tahun 2023,” ujarnya.

Tahun ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah berhasil melaksanakan pembangunan baik infrastruktur fisik maupun pembangunan SDM. Pembangunan fisik dilaksanakan melalui pembenahan ruas-ruas jalan terisolir dan pembenahan .Dilanjutkan dengan pembenahan ruas-ruas jalan provinsi di sejumlah Kabupaten /Kota yang memiliki lintas harian rata-rata (LHR) tinggi.

Baca Juga : HUT ke-27 Luwu Utara, Bupati Irwan Dorong Sinergi Antarwilayah untuk Percepat Kemajuan Luwu Raya

Adapun Tema Pembangunan Daerah Tahun 2023, yaitu: Pemantapan Kesejahteraan Melalui Pembangunan Manusia yang Produktif dan Berkarakter. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Sulawesi Selatan #Pertumbuhan Ekonomi #Tahun 2022
Youtube Jejakfakta.com