Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sulawesi Selatan (Badko Sulsel) menyepakati kerja sama strategis dalam mendorong program pembangunan kepemudaan dan pemberdayaan ekonomi anak muda.
Komitmen tersebut terungkap dalam pertemuan antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan pengurus Badko HMI Sulsel di Balai Kota Makassar pada Rabu, 21 Mei 2025. Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari agenda kegiatan Latihan Kader III (LK3) HMI yang berlangsung pada 21–30 Mei 2025.

Ketua Umum Badko HMI Sulsel, Asrullah Dimas, menilai bahwa sinergi dengan Pemkot Makassar sangat penting karena sejalan dengan misi organisasi dalam mencetak kader pemimpin bangsa melalui penguatan kapasitas pemuda dan peningkatan kemandirian ekonomi.
Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada
"Kami HMI melihat pentingnya sinergi antara Badko HMI Sulsel dan Pemkot Makassar. Program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah sangat relevan untuk menekan pengangguran dan memperkuat ekonomi pemuda," kata Asrullah.
Ia juga menyebutkan bahwa sosok Wali Kota Makassar yang muda dan berpengalaman menjadi daya dorong tersendiri bagi kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Selain itu, HMI menyampaikan harapan agar kegiatan LK3 tahun ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Makassar dalam bidang kepemudaan.
Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar
"Kami siap mendukung dan mengawal program strategis Pemkot ke depan," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pelibatan organisasi kepemudaan seperti HMI dalam berbagai program pengembangan kapasitas.
"Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Pemkot Makassar membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dengan organisasi pemuda," ujar Munafri.
Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar
Munafri juga menekankan pentingnya ruang dialog dan partisipasi anak muda dalam perumusan solusi atas berbagai persoalan kota, terutama yang berkaitan dengan generasi muda.
"Kami ingin kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi anak muda. Kami ingin HMI berjalan bersama-sama dalam pembangunan kota ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




