Tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, berhasil menyelamatkan seorang kakek bernama Daeng Gewa, 80 tahun, di Jalan Al Markaz, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/1).
Daeng Gewa dihimpit bangunan rumahnya yang roboh setelah tertimpa pohon besar. Pada proses evakuasi, sebanyak 10 anggota tim lebih dulu memotong pohon tumbang, mengangkat material bangunan, lalu menyelamatkan korban.

"Korban alami luka di bagian kaki, dan kini sudah di bawa ke rumah sakit," ungkap Kepala Bidang Penyelamatan Pemadam Kebakaran Kota Makassar Safari Abustam.
Baca Juga : Perempuan Desa Jadi Motor Perubahan, Save the Children Dorong Perlindungan Anak Berbasis Komunitas
Menurutnya, saat kejadian terjadi hujan deras dan disertai dengan angin kencang yang menyebabkan pohon yang berada di depan rumah korban itu pun tumbang.
"Penyebab pohon tumbang karena hujan dan angin kencang. Jadi ini kasus pertama pohon tumbang dan penyelamatan yang kami tangani di tahun 2023," lanjut Safari.
Sementara jumlah penanganan penyelamatan tahun lalu itu tercatat ada 406 kasus.
Baca Juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel Hari Ini
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini, cuaca buruk yang bakal terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dalam sepekan ke depan.
Kepala BMKG IV Makassar, Irwan Slamet mengungkapkan, cuaca buruk diperkirakan akan terjadi pada tanggal 3 sampai 9 Januari 2023.
"Hujan intensitas lebat itu terjadi terjadi di wilayah Sulsel bagian barat, bagian tengah dan bagian selatan. Dan disertai angin kencang di bagian barat dan selatan," kata. Irwan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026, Mulai Rp40 Ribu hingga Rp56 Ribu per Jiwa
Wilayah di Sulsel bagian Barat, yakni Parepare, Pangkep, Barru, Maros, dan Makassar. Sulsel bagian Tengah yakni Bone bagian Barat, Soppeng dan Gowa. Lalu Sulsel bagian Selatan, yaitu Jeneponto dan Bantaeng.
Meski demikian, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di Sulsel.
"Karena ex-siklon tropis ellie terpantau masih berada di Australia bagian Barat mempu meningkatkan kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sepanjang daerah menuju pusat tekanan," jelas Irwan.
Baca Juga : Safari Subuh Jadi Panggung Peringatan Dini, Munafri Soroti Ancaman Pohon Tua di Tengah Hujan Deras
Terdapat juga pertemuan arus angin atau konvergensi di sekitar wilayah Sulsel hal itu yang menyebabkan pertumbuhan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan hujan sehingga ada kelembaban udara yang tinggi. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




