Selasa, 24 Juni 2025 14:45

IBI Makassar Siap Perkuat Pemkot dalam Program Penurunan Stunting

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Ketua IBI Makassar, Emilia Harnani, SST, M.Kes, saat audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Selasa (24/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Ketua IBI Makassar, Emilia Harnani, SST, M.Kes, saat audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Selasa (24/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar saat ini fokus pada tiga hal utama: penurunan angka stunting, pencegahan pernikahan usia dini, dan edukasi kesehatan bagi calon ibu.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua IBI Makassar, Emilia Harnani, SST, M.Kes, dalam audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Selasa (24/6/2025). Audiensi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 IBI.

“Kami siap bekerja sama dengan Pemkot, PKK, dan Dinas Kesehatan dalam percepatan penurunan stunting. Peran kami mungkin terlihat kecil, tetapi jika seluruh bidan bersatu dan bekerja bersama, kami yakin bisa memberikan dampak nyata di masyarakat,” ujar Emilia.

Baca Juga : Ketua KONI Makassar Tegaskan Hibah Rp15 Miliar Sah, Disahkan DPRD dan Siap Diaudit

Dalam kesempatan itu, IBI Makassar juga melaporkan sejumlah kegiatan sosial yang telah dilakukan selama Mei hingga Juni 2025 dalam rangka Bulan Bakti IBI. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian makanan tambahan (PMT), pelayanan keluarga berencana (KB), serta edukasi mengenai pencegahan stunting.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi kontribusi IBI sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak.

“Isu stunting tidak boleh dibiarkan. Intervensinya harus cepat dan berkelanjutan, minimal satu tahun, dan tentu berbasis data. Kami sangat terbantu dengan kehadiran bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan,” tegas Munafri.

Baca Juga : Hari Ini Musda Golkar Sulsel Dibuka Bahlil, IAS Hampir Pasti Terpilih Aklamasi

Munafri menambahkan, Pemkot Makassar saat ini fokus pada tiga hal utama: penurunan angka stunting, pencegahan pernikahan usia dini, dan edukasi kesehatan bagi calon ibu. Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen, termasuk Dinas Kesehatan, BKKBN, TP PKK, dan IBI melalui program Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Kita semua harus turun tangan. Tidak bisa satu pihak saja. Ini pekerjaan kolektif,” tandasnya.

Muscab ke-VIII dan HUT ke-74 IBI Makassar yang akan digelar dalam waktu dekat diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk meningkatkan pelayanan yang responsif dan berbasis komunitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#IBI Makassar #Stunting #Pemkot Makassar #Bidan #kesehatan ibu dan anak #Munafri Arifuddin #Penurunan Stunting #Tim Pendamping Keluarga #PKK Makassar #BKKBN #kesehatan masyarakat
Youtube Jejakfakta.com