Jejakfakta.com, VIENNA — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi strategis di Kota Vienna, Austria, dalam rangkaian World Cities Summit Mayors Forum 2025, Rabu (2/7/2025). Salah satu lokasi ikonik yang dikunjungi adalah Karl-Marx-Hof, kompleks perumahan sosial legendaris yang dibangun pada era Red Vienna.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk mempelajari praktik pembangunan perkotaan berkelanjutan dan inklusif, guna memperkuat kebijakan hunian yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami melihat secara langsung bagaimana perencanaan perumahan yang visioner dapat menciptakan lingkungan hidup yang berkualitas, terintegrasi dengan fasilitas publik,” ujar Munafri Arifuddin, usai kunjungan.
Baca Juga : Rakor PAD 2026, Wali Kota Makassar Targetkan Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun

Karl-Marx-Hof dikenal sebagai salah satu proyek perumahan sosial terbesar di dunia. Kompleks ini menyediakan ribuan unit hunian bagi warga berpenghasilan menengah dan rendah, dilengkapi dengan fasilitas seperti perpustakaan, taman kanak-kanak, pusat kesehatan, dan ruang terbuka hijau.
Model pengelolaan tersebut dinilai sukses menciptakan kawasan ramah keluarga yang memperkuat interaksi sosial di tengah kota besar. Bagi Munafri, pengalaman ini menjadi inspirasi konkret dalam merancang kebijakan perumahan di Makassar.
“Ini memberi inspirasi konkret bagaimana perumahan sosial dapat menjadi instrumen pemerataan ekonomi, penguatan kualitas hidup, dan pembentukan identitas budaya,” tambahnya.
Baca Juga : Akademisi Apresiasi Penataan PKL Makassar: Trotoar Kembali ke Pejalan Kaki, Ekonomi Rakyat Tetap Hidup
Selain Karl-Marx-Hof, rombongan forum juga mengunjungi berbagai lokasi lain di Vienna yang menerapkan pendekatan kebijakan kota progresif, termasuk soal keterjangkauan dan kualitas hidup warga.
Kegiatan site visit ini dirancang untuk memberikan referensi langsung bagi para pemimpin kota dalam menyusun program pembangunan yang inovatif, adil, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




