Jejakfakta.com, MAKASSAR — Kondisi Perpustakaan Kota Makassar yang dinilai tidak terawat kembali menjadi sorotan. Dalam rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Jumat (4/7/2025) sejumlah anggota DPRD mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk menjadikan perbaikan perpustakaan sebagai program prioritas.
Anggota DPRD Kota Makassar, Fasruddin Rusli, secara khusus menyoroti buruknya kualitas fisik perpustakaan. Ia meminta agar anggaran pengelolaan dan pemeliharaan ditingkatkan guna memperbaiki kenyamanan dan daya tarik fasilitas tersebut bagi masyarakat.

"Saya kasihan sekali lihat ini perpustakaan. Selama ini perpustakaan kita kumu sekali. Kalau bisa, anggarannya ditambah, apalagi untuk pemeliharaan gedung dan peningkatan SDM," ujar Fasruddin dalam rapat di Gedung DPRD Makassar, Jumat (4/7/2025).
Baca Juga : Pemkot dan DPRD Makassar Kebut Tiga Regulasi Strategis, Transportasi hingga Tata Ruang Kota Diperkuat
Ia menilai kondisi perpustakaan selama empat tahun terakhir kurang layak dan mendesak agar ada penganggaran dalam perubahan APBD yang dapat segera dieksekusi.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengaku telah berkonsultasi dengan Wali Kota Makassar terkait rencana perbaikan gedung perpustakaan.
"Kami sudah berkonsultasi dengan Pak Wali Kota terkait kelanjutan pembangunan gedung perpustakaan. Kasihan juga kalau dibiarkan seperti ini," ujarnya.
Baca Juga : ASN Makassar Ditantang Menulis Buku, Munafri Ingin Literasi Jadi Gerakan Bersama
Aryati juga menyinggung soal keamanan di lingkungan perpustakaan pada malam hari. Ia mengatakan akan melibatkan aparat keamanan, termasuk kepolisian dan Satpol PP, untuk menjaga area tersebut.
Dorongan penambahan anggaran ini mencerminkan harapan agar perpustakaan kota tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga ruang publik yang nyaman dan mendidik bagi warga Makassar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




