Senin, 28 Juli 2025 18:52

Program ASS Sasar 21 Lokus di Pangkep – TPGD Siap Bertugas

Editor : Editor JF
Penulis : Sherine Grace
TPGD resmi diterima oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, didampingi Ketua TP PKK serta Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Senin (28/7/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.
TPGD resmi diterima oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, didampingi Ketua TP PKK serta Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Senin (28/7/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.

Program Aksi Stop Stunting (ASS) dapat berjalan optimal dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak dengan kondisi stunting.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Program Aksi Stop Stunting (ASS) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyasar 21 lokus di Kabupaten Pangkep. Sebanyak 21 Tenaga Pendamping Gizi Desa (TPGD) telah siap bertugas untuk mendukung penanganan dan pencegahan stunting di daerah tersebut.

Para TPGD secara resmi diterima oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, didampingi Ketua TP PKK serta Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Senin (28/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat peran pendamping desa untuk mengatasi stunting di masyarakat.

Bupati Yusran menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda strategis Pemprov Sulsel. Ia menekankan pentingnya kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor guna menurunkan angka stunting di Pangkep.

Baca Juga : Bupati Pangkep Silaturahmi ke Kodaeral VI Hasanuddin, Bahas Sinergi Pembangunan Kepulauan

“Lima poin utama yang menjadi fokus kami meliputi: deteksi dini balita stunting dan kasus wasting (gizi buruk akut), intervensi gizi melalui penguatan Rumah Gizi, pencatatan data yang akurat, pendampingan keluarga penerima manfaat (KPM) secara berkelanjungan, serta evaluasi dan monitoring,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, menjelaskan bahwa 21 lokus penempatan TPGD dipilih berdasarkan tingginya angka stunting di wilayah tersebut.

“Keberadaan tim pendamping ini diharapkan dapat membantu penanganan anak stunting. Kami berkomitmen untuk suatu hari mencapai kondisi zero stunting di Pangkep,” ujarnya.

Baca Juga : Pangkep Pertahankan Opini WTP ke-15 Kali, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah

Selain stunting, TPGD juga akan menangani masalah gizi lainnya, seperti gizi buruk dan kelebihan berat badan. “Setiap lokus akan menangani 30 anak,” jelas Herlina.

Diharapkan program ini dapat berjalan optimal dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak dengan kondisi stunting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Aksi Stop Stunting #Pangkep #TPGD #Bupati Pangkep #Stunting
Youtube Jejakfakta.com