Jumat, 01 Agustus 2025 12:57

Wali Kota Makassar Terima Kunjungan ASPIKOM, Tegaskan Citra Positif Kota di Mata Nasional

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan ASPIKOM di Baruga Angin Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (1/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menerima kunjungan ASPIKOM di Baruga Angin Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (1/8/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri sebut Makassar kota yang aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) di Baruga Angin Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (1/8/2025). Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa Makassar adalah kota yang aman, damai, dan terus berkembang.

Kunjungan ASPIKOM yang dihadiri oleh para guru besar dan dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri Arifuddin—yang akrab disapa Appi—membantah anggapan negatif yang kerap melekat pada Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa Makassar saat ini jauh dari kesan kota demonstrasi yang gaduh, melainkan sebuah kota yang aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja.

Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Edukasi Warga, Pembenahan Sampah Dilakukan dari Hulu ke Hilir

“Makassar adalah kota yang damai. Banyak orang menilai negatif, padahal kenyataannya sangat berbeda,” ujar Appi.

Ia juga memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Makassar secara konsisten berada di atas rata-rata nasional, menandakan geliat pembangunan yang progresif.

“Makassar berkembang pesat. Citra kota ini makin baik dan menarik bagi wisatawan maupun pelaku usaha,” tambahnya.

Baca Juga : HUT ke-419 Makassar: Bedah 419 Rumah, Nikah Massal Gratis hingga Layanan Kesehatan

Di hadapan para akademisi, Appi juga menyoroti kekayaan sejarah dan budaya Makassar. Sebagai kota pesisir dengan sekitar 1,4 juta penduduk, Makassar disebutnya memiliki identitas lokal yang kuat, mulai dari bahasa, aksara, hingga budaya yang masih hidup hingga kini.

Kunjungan ASPIKOM ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik nasional, tetapi juga membuka ruang sinergi untuk pengembangan narasi komunikasi kota yang inklusif dan inspiratif.

Ketua ASPIKOM periode 2025–2028, Prof. Anang Sujoko, mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga : Tax Gathering DJP Sulselbartra, Appi Tekankan Kolaborasi Pajak untuk Percepat Pembangunan di Makassar

“Kami merasa sangat diterima. Selama kongres berlangsung, suasananya damai dan penuh optimisme,” ungkap Prof. Anang.

Ia juga berharap kepemimpinan Munafri Arifuddin dapat terus berlanjut demi kemajuan kota.

Sementara itu, akademisi Universitas Hasanuddin, Prof. Muhammad Akbar, menyebut bahwa lebih dari 200 peserta kongres menikmati suasana kota selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga : Dampingi Pelepasan Kontingen KONI Makassar, Kadispora Syamsul Bahri Dukung Target 200 Emas PORPROV 2026

“Mereka menikmati keramahan warga dan kekayaan kuliner khas Makassar. Semoga kesan ini membekas,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #ASPIKOM #Ilmu Komunikasi #Kongres ASPIKOM 2025 #komunikasi publik #Kota Aman #Universitas Hasanuddin
Youtube Jejakfakta.com