Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) berkapasitas 4.000 liter untuk dioperasikan di kawasan Mahalona Raya, Kecamatan Towuti, Kamis (29/10/2026).
Penyerahan kendaraan berlangsung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur, Malili. Kendaraan tersebut diterima langsung oleh Camat Towuti, Amri Mustari, didampingi sejumlah kepala desa dari wilayah Mahalona Raya.

Turut menyaksikan penyerahan tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur, Guntur Hafid, bersama jajarannya.
Baca Juga : Sekda Lutim Dorong Penguatan Kewaspadaan Dini terhadap Ancaman Radikalisme

Dalam sambutannya, Irwan mengatakan bahwa pengadaan dan penempatan unit mobil damkar tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
“Siang ini, di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran. Insyaallah, kendaraan ini kami serahkan untuk Kecamatan Towuti dan akan ditempatkan di wilayah Mahalona Raya yang mencakup lima desa. Penyerahan ini dilakukan bersama kepala desa masing-masing dan Bapak Camat Towuti. Semoga unit kendaraan ini segera ditempatkan dan dapat difungsikan,” ujar Irwan sembari menyerahkan kunci kendaraan kepada Camat Towuti.
Menurutnya, kawasan Mahalona Raya dan sekitarnya membutuhkan dukungan sarana pemadam kebakaran yang memadai untuk mengantisipasi dan menangani kebakaran secara cepat dan efektif.
Baca Juga : Serahkan Bantuan Bedah Rumah kepada 400 Penerima, Bupati Irwan: Tak Ada Potongan Dana
“Pemerintah daerah bersama petugas pemadam kebakaran telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Luwu Timur, khususnya kawasan Mahalona Raya,” tambahnya.
Sementara itu, Hendi, teknisi pemadam kebakaran, menjelaskan bahwa kendaraan yang diserahkan merupakan unit terbaru dengan spesifikasi dan kemampuan yang lebih baik dibandingkan kendaraan sebelumnya.
Salah satu keunggulan kendaraan tersebut adalah fitur pump and roll, yakni kemampuan menyemprotkan air saat kendaraan tetap bergerak. Fitur ini dinilai dapat meningkatkan efektivitas pemadaman, terutama ketika petugas menghadapi kondisi medan yang sulit.
Baca Juga : BPBD Luwu Timur Perkuat Kapasitas Daerah, IKD Jadi Strategi Tekan Risiko Bencana
“Dibandingkan dengan unit lama, tenaga dan performa unit ini jauh lebih besar sehingga sangat sesuai untuk dioperasikan di medan berat seperti wilayah Mahalona Raya,” ungkapnya.
Usai menyerahkan kendaraan, Irwan Bachri Syam berdialog dengan personel pemadam kebakaran untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan kendala yang dihadapi, baik di markas maupun saat bertugas di lapangan.
Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak untuk menunjang operasional dan meningkatkan keselamatan petugas.
Baca Juga : Perkuat Disiplin dan Kinerja, 609 PPPK Paruh Waktu Luwu Timur Teken Perjanjian Kerja
Kebutuhan tersebut meliputi tiga unit mobil tangki untuk pengisian ulang air, dua unit mobil pemadam kebakaran tambahan, serta alat pelindung diri (APD) yang jumlahnya masih terbatas.
Personel juga mengusulkan pengadaan 120 set APD lengkap agar setiap petugas memiliki perlengkapan pelindung masing-masing. Selain itu, mereka membutuhkan tambahan selang dan nosel pemadam, alat bantu pernapasan atau Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), serta pakaian dinas lapangan (PDL).
Keterbatasan jumlah personel juga menjadi salah satu kendala yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Oleh karena itu, penambahan personel dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan penanganan kebakaran.
Baca Juga : Cegah Penumpukan dan Kebocoran Informasi, Pemkab Lutim Perkuat Tata Kelola Arsip OPD
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Irwan langsung meminta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mengusulkan seluruh kebutuhan agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
“Catat, Pak Kadis, lalu ajukan ke saya,” tegasnya.
Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pemadam kebakaran atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi belakangan ini.
Ia meminta para personel untuk tetap bersabar menghadapi situasi yang ada serta terus memaksimalkan potensi dan sarana yang tersedia dalam menjalankan tugas. (sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



