Rabu, 27 Agustus 2025 18:18

Australia Luncurkan Program KINETIC Next di Makassar untuk Dukung Wirausaha dan Inovasi Iklim

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri  meluncurkan Program KINETIC Next, sebuah inisiatif inkubasi kewirausahaan yang mendukung pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan inovasi iklim lokal, di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (27/08/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri meluncurkan Program KINETIC Next, sebuah inisiatif inkubasi kewirausahaan yang mendukung pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan inovasi iklim lokal, di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (27/08/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

TPA Tamangapa seluas 19 hektare kini menampung 1.000–1.300 ton sampah per hari dan telah menggunung hingga 16 meter.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderalnya di Makassar resmi meluncurkan Program KINETIC Next, sebuah inisiatif inkubasi kewirausahaan yang mendukung pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan inovasi iklim lokal. Peluncuran berlangsung di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif kerja sama ini dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mendorong pengembangan wirausaha serta solusi terhadap tantangan iklim di wilayah Indonesia Timur.

“Makassar adalah pintu gerbang Indonesia Timur. Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Australia, guna menjawab tantangan masa depan,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Munafri Siapkan Karebosi Jadi Panggung Aspirasi 10 Ribu Buruh

KINETIC Next merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Australia dan Indonesia melalui Kementerian Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas wirausaha muda dalam mengembangkan solusi inovatif terkait perubahan iklim.

Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, menyampaikan bahwa program ini mencerminkan komitmen negaranya dalam mendukung inovasi berkelanjutan di Indonesia, khususnya kawasan timur.

“Saya bangga karena meski program ini berskala nasional, Makassar menjadi titik peluncuran penting. Ada pelaku usaha dari wilayah timur yang kini mendapat akses pelatihan, mentoring, hingga peluang pendanaan,” jelas Dias.

Baca Juga : Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Penimbunan Ditarget Mulai Tahun Ini

Dalam program ini, sebanyak 15 wirausaha terpilih dari berbagai wilayah Indonesia Timur akan mengikuti tahapan inkubasi. Lima di antaranya akan menerima pendanaan hingga Rp1,6 miliar untuk menguji solusi inovatif dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Munafri juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai tantangan krusial di Makassar. TPA Tamangapa seluas 19 hektare kini menampung 1.000–1.300 ton sampah per hari dan telah menggunung hingga 16 meter.

“Kami mencari teknologi, termasuk dari Australia, untuk mengelola sampah lama secara mandiri dan berkelanjutan. Fokus kami adalah mendorong pemilahan dari rumah tangga dan memperkuat edukasi lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga : Janji Munafri-Aliyah Terbukti: 40 Lampu Solar Cell Terpasang di Kepulauan Makassar, Pete-pete Laut Segera Beroperasi

Selain pengelolaan sampah, Pemkot Makassar tengah mendorong upaya menuju Zero Carbon City dengan dukungan Pemerintah Jepang dan Kementerian Lingkungan Hidup. Salah satu langkah konkret adalah penggantian seluruh kendaraan operasional Pemkot dengan kendaraan listrik mulai tahun depan.

Munafri menegaskan, perubahan iklim adalah tantangan global yang membutuhkan solusi berbasis lokal.

“Indonesia Timur kaya akan inovasi. Saya bangga Makassar jadi bagian penting dari perjalanan menuju masa depan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#KINETIC Next #Australia #Wirausaha Iklim #UKM #Sampah #Munafri Arifuddin #Konsulat Australia Makassar #Green Energy Indonesia
Youtube Jejakfakta.com