Rabu, 03 September 2025 17:57

Wali Kota Makassar Tegaskan Langkah Pemulihan Pascakerusuhan DPRD, Fokus pada Keamanan dan Layanan Publik

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat rapat paripurna DPRD Makassar secara virtual, pada Rabu (3/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat rapat paripurna DPRD Makassar secara virtual, pada Rabu (3/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Posko siaga 24 jam didirikan untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan langkah konkret Pemerintah Kota dalam merespons insiden kerusuhan dan pembakaran Gedung DPRD Makassar yang terjadi pada 29 Agustus 2025.

Pernyataan itu disampaikan Munafri dalam rapat paripurna DPRD Makassar secara virtual, pada Rabu (3/9/2025), sebagai jawaban atas pandangan fraksi terkait insiden tersebut.

“Pemulihan ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal kepercayaan publik,” tegas Munafri dalam forum tersebut.

Baca Juga : Dukung Program Munafri-Aliyah, Perumda Air Minum Makassar Perluas Pembayaran Non-Tunai melalui QRIS

Sejak hari pertama pascainsiden, Pemkot Makassar bergerak cepat. Koordinasi intensif dilakukan bersama TNI dan Polri guna meredam situasi dan menjaga stabilitas. Satpol PP juga dikerahkan secara optimal di lapangan.

Tak hanya itu, Pemkot melibatkan masyarakat melalui pembentukan posko siaga di tingkat RT/RW, sebagai bentuk pengamanan berbasis warga.

Penanganan Korban dan Pemulihan Pelayanan

Baca Juga : NasDem Minta Pemkot Makassar Tunda Aturan Sampah Residu 1 Agustus, Warga Dinilai Belum Siap

Terkait dampak kerusuhan, Pemkot Makassar bersinergi dengan Pemprov Sulsel, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk menjalankan pemulihan secara menyeluruh. Fokus diarahkan pada penanganan korban, mulai dari perawatan medis hingga pemenuhan hak-hak korban.

Munafri menekankan bahwa langkah ini bukan semata tanggap darurat, tetapi bagian dari strategi jangka menengah agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

“Makassar adalah rumah besar kita semua. Dengan kebersamaan, ketertiban, dan saling menjaga, kita bisa memastikan pembangunan tetap berjalan,” ungkapnya.

Baca Juga : Sekda Makassar Dorong Peserta PKP Jadi Penggerak Perubahan, Pelayanan Publik Harus Berbasis Mutu

Kepemimpinan Responsif

Pasca kerusuhan, Munafri juga menunjukkan respons cepat dan empatik. Ia langsung turun ke lapangan, mengunjungi korban di rumah sakit, serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Selama tiga hari berturut-turut, 29–31 Agustus, ia memilih bermalam di Balai Kota bersama jajarannya untuk memastikan koordinasi penanganan krisis berjalan efektif. Posko siaga 24 jam didirikan untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Baca Juga : Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena

Munafri menutup penjelasannya dengan harapan agar kerja sama semua pihak terus terjalin demi percepatan pembangunan dan pemulihan Makassar.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan taufiq-Nya kepada kita semua dalam mengemban amanah untuk Makassar yang lebih baik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #dprd makassar #Pemkot Makassar #Posko Siaga #Penanganan Korban #Keamanan #forkopimda #Satpol PP #Balai Kota Makassar #rapat paripurna
Youtube Jejakfakta.com