Kamis, 25 September 2025 11:48

Pemkot Makassar Fasilitasi Pelatihan dan Penempatan Kerja Difabel, 9 Perusahaan Siap Rekrut

Editor : Redaksi
Penulis : Gadis Ma'dika
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pelatihan dan fasilitasi penempatan kerja bagi penyandang disabilitas yang resmi diluncurkan di Creative Hub, Anjungan Losari, Makassar, Kamis (25/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri pelatihan dan fasilitasi penempatan kerja bagi penyandang disabilitas yang resmi diluncurkan di Creative Hub, Anjungan Losari, Makassar, Kamis (25/9/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Sebanyak 9 perusahaan menyatakan kesiapannya merekrut lulusan pelatihan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan kota inklusif melalui pelatihan dan fasilitasi penempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Program ini resmi diluncurkan di Creative Hub, Anjungan Losari, Makassar, pada Kamis (25/9/2025).

Pelatihan yang digagas oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), menyasar 22 peserta difabel. Fokus pelatihan adalah pada bidang Administrasi Perkantoran dan Desain Grafis, yang berlangsung selama 10 hari, mulai 2 hingga 12 Oktober 2025.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung membuka kegiatan dan menyampaikan pentingnya kesetaraan akses bagi seluruh warga, termasuk kelompok difabel.

Baca Juga : Makassar Gandeng Jepang, Kolaborasi Strategis Fokus Atasi Sampah hingga Pertukaran Pelajar

“Inklusif tidak boleh hanya menjadi slogan, tapi harus diwujudkan lewat kegiatan nyata seperti hari ini. Kota ini harus memberi ruang yang sama bagi semua warganya,” tegasnya.

Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga membuka akses penempatan kerja. Sebanyak 9 perusahaan menyatakan kesiapannya merekrut lulusan pelatihan.

Kepala Disnaker Makassar, Nielma Palamba, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari penghormatan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sebagaimana diatur dalam UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, serta Pasal 53 UU No. 8 Tahun 2012.

Baca Juga : Groundbreaking Mal Ratu Indah, Munafri Sebut Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Baru Makassar

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemkot dalam mendorong kesejahteraan kelompok difabel melalui akses pekerjaan yang layak,” ungkap Nielma.

Seluruh pembiayaan pelatihan ditanggung oleh Baznas, termasuk fasilitasi hingga tahap penempatan kerja. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui dunia industri.

Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus Kemenaker RI (diwakili), Ketua Baznas Sulsel Muh Khidri Alwi, serta perwakilan dari perusahaan-perusahaan yang siap merekrut tenaga kerja difabel turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga : Makassar Pecah Dominasi Jawa! Kota Makassar Jadi Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan Nasional Hari Otda 2026

Dengan adanya pelatihan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat menjadikan kota ini sebagai pionir inklusivitas di sektor ketenagakerjaan dan terus memperluas program serupa ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pelatihan difabel #kerja disabilitas 2025 #pelatihan desain grafis #Pemkot Makassar #disnaker makassar #Baznas Makassar #kota inklusif #UU Penyandang Disabilitas #Makassar inklusif #Munafri Arifuddin #sertifikasi kerja
Youtube Jejakfakta.com