Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) Sulawesi Selatan, di ruang kerjanya, Balai Kota Makassar, Kamis (2/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, YPKDS memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan, khususnya edukasi masyarakat terkait bahaya HIV/AIDS. YPKDS juga menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan upaya sosialisasi dan berharap adanya dukungan serta kolaborasi bersama Pemerintah Kota Makassar.

"Kami berterima kasih atas silaturahmi dan kontribusi nyata dari YPKDS. Pemerintah Kota Makassar mengapresiasi program yang dijalankan terkait penanganan HIV, dan kami mendukung penuh dalam upaya menekan angka kasus HIV di Makassar,” ujar Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.
Baca Juga : Mahasiswa UNM Dorong Ruang Demokrasi Inklusif, Wawali Makassar Dukung Pekan Parlemen 2026
Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Djufri, menegaskan bahwa kasus HIV di Makassar masih menjadi perhatian serius. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program-program edukatif yang dijalankan YPKDS.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Dukcapil Makassar, Andi Salman Baso, memastikan bantuan dalam hal pengurusan dokumen kependudukan bagi para penyintas HIV/AIDS agar tetap mendapatkan hak administratifnya.
Turut hadir dalam audiensi ini sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain: Kepala Badan Kesbangpol, Fathur Rahim, Kabid Dinas Kesehatan, Andi Mariani, Sekretaris Dinas Pendidikan, Noptiadi, Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3A, Anriany Saleh, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora, Muh. Dasysyara Dahyar, dan Kepala Bagian Kesra, Moh. Syarief.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Gelar Halal Bihalal Bersama Pengurus ASITA Sulsel
Dari pihak YPKDS Sulsel hadir: Konsultan Program/Paralegal Officer, Ahmad Wildan Adnan, Ketua Sekretariat Daerah Jaringan Indonesia Positif Sulsel, Muh. Akbar Abdullah, Manajemen YPKDS Sulsel, Nur Indah Hamid dan Staf YPKDS Sulsel, A. Ary Pratama.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Makassar, tahun 2023 1.015 kasus baru dari 57.690 orang diperiksa dan tahun 2024 925 kasus baru dari 48.139 orang diperiksa dan semester I 2025 454 kasus baru dari 23.311 orang diperiksa.
Tren penularan masih didominasi oleh kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) dan telah menyebar di berbagai kecamatan.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Pastikan Kebijakan WFA dan WFH Tetap Utamakan Pelayanan Publik
Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan layanan kesehatan di puskesmas, mendistribusikan alat pelindung, menguatkan edukasi kepada kelompok muda dan populasi kunci dan menjalin kolaborasi lintas sektor untuk penanganan HIV/AIDS.
Audiensi ini menjadi momentum memperkuat kerja sama antara Pemkot Makassar dan komunitas/NGO dalam mewujudkan masyarakat sehat, inklusif, dan bebas stigma terhadap penyintas HIV/AIDS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




