Jejakfakta.com, GOWA – Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dimanfaatkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, untuk mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) memperkuat persatuan dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan Kabupaten Gowa.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Gowa yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Selasa (2/6/2026).

Menurut Husniah, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejalan dengan semangat Program Gowa Bersama yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa persatuan dan keharmonisan merupakan modal penting dalam mewujudkan pemerintahan yang kuat dan pembangunan yang berkelanjutan.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf, Pemulihan Pascakebakaran Dipercepat
“Pancasila sebagai pemersatu bangsa sama dengan semangat Gowa Bersama. Intinya adalah menyatukan segala perbedaan, menyatukan berbagai pendapat, menjaga keharmonisan, dan memperkuat persatuan. Jika semua itu bisa kita capai, saya yakin Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dan kuat. Bahkan dimulai dari skala yang lebih kecil, yaitu Kabupaten Gowa,” ujar Husniah.
Ia menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, dirinya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menjaga solidaritas dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, budaya lokal masyarakat Gowa yang dikenal dengan nilai Assamaturu atau kebersamaan harus terus dijaga dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam tata kelola pemerintahan.
Baca Juga : Pasca Kebakaran, Bupati Gowa Pastikan Pelayanan RSUD Syekh Yusuf Tetap Normal
“Orang Gowa tidak lepas dari nilai Assamaturu atau kebersamaan. Karena itu saya berharap seluruh ASN terus menjaga kekompakan dan persatuan sehingga kita bisa menjadi daerah yang utuh, maju, dan berkembang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Husniah juga membacakan sambutan seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.
Baca Juga : Gowa Raih Penghargaan Kemendagri, Turunkan Stunting hingga 17 Persen dan Kantongi Insentif Rp1 Miliar
Pancasila dinilai telah terbukti mampu menjaga keutuhan Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, kemanusiaan, serta keadilan sosial yang terkandung di dalamnya juga menjadi kontribusi Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, seluruh elemen bangsa diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam setiap kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kepala Pengadilan Negeri Sungguminasa, unsur Forkopimda, para pimpinan SKPD, serta camat lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




