Senin, 01 Juni 2026 07:32

Hadiri Sannipata Waisak, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Benteng Toleransi di Tengah Keberagaman

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri kegiatan Sannipata Waisak yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” di kawasan Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri kegiatan Sannipata Waisak yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” di kawasan Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dorong penguatan FKUB dan kolaborasi lintas agama untuk menjaga harmoni sosial.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Perayaan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri kegiatan Sannipata Waisak yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” di kawasan Benteng Fort Rotterdam, Minggu (31/5/2026) malam.

Di hadapan tokoh agama, unsur Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta ratusan umat Buddha, Munafri menegaskan bahwa Makassar merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun golongan.

Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki

“Makassar adalah kota yang terbuka. Kota ini tumbuh dengan baik karena semua kalangan diberikan ruang yang sama untuk berdampingan,” ujar Munafri.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Makassar bukanlah tantangan, melainkan modal sosial yang harus terus dijaga dan dirawat melalui dialog, kolaborasi, serta semangat kebersamaan.

Ia menilai pembangunan kota yang maju dan berdaya saing hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga persatuan dan menyelesaikan berbagai persoalan melalui musyawarah yang mengedepankan kepentingan bersama.

Baca Juga : Makassar Raih Terbaik I Creative Financing 2026, Munafri-Aliyah Borong Penghargaan Regional Sulawesi

“Persoalan-persoalan yang ada harus kita cari jalan keluarnya bersama melalui diskusi dan musyawarah yang menghasilkan keputusan yang tidak merugikan siapa pun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menaruh perhatian terhadap peran strategis Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai garda terdepan dalam menjaga harmonisasi hubungan antarumat beragama di Kota Makassar.

Ia meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar untuk memberikan dukungan yang lebih optimal kepada FKUB agar program-program penguatan toleransi dapat berjalan lebih maksimal.

Baca Juga : Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur Makassar Move Lontara+ di MHM 2026, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

“Saya ingin menyampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Makassar agar bisa dipikirkan penambahan dukungan kegiatan bagi teman-teman di FKUB. Dengan begitu, semakin banyak program yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga Makassar sebagai kota toleransi,” ungkapnya.

Munafri menegaskan, pembangunan Kota Makassar tidak bisa dilakukan secara parsial ataupun dengan mengedepankan ego sektoral. Menurutnya, kebersamaan dan sinergi lintas elemen merupakan fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kota Makassar tidak akan besar dan tidak akan tumbuh apabila kita bekerja sendiri-sendiri. Karena itu, kekuatan untuk membangun kota ini harus dimulai dari kebersamaan, sinergi yang baik, dan kolaborasi yang menghasilkan manfaat untuk semua,” tegasnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Finish 10K MHM 2026, Lebih dari 12 Ribu Pelari Ramaikan Losari

Melalui momentum Waisak, Munafri berharap nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Kota Makassar.

Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar serta mengajak seluruh warga untuk menjaga keharmonisan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Kota Daeng.

“Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha di Kota Makassar. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan semakin mempererat persaudaraan di tengah keberagaman yang kita miliki bersama,” tutupnya.

Baca Juga : Ribuan Pelari Padati Losari, Makassar Half Marathon 2026 Jadi Panggung Sport Tourism Indonesia Timur

Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 turut dihadiri tokoh agama Buddha, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi keagamaan, FKUB, jajaran Pemerintah Kota Makassar, serta ratusan umat Buddha yang mengikuti rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak dengan penuh khidmat. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar rumah bersama #Munafri Arifuddin #Waisak 2026 #Sannipata Waisak #Permabudhi #toleransi Makassar #FKUB Makassar #kerukunan umat beragama #Hari Raya Waisak #Pemkot Makassar #keberagaman Makassar
Youtube Jejakfakta.com