Rabu, 16 Juli 2025 19:15

DPPKB Makassar Gelar Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025

Editor : Redaksi
Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 yang diikuti 52 peserta, terdiri atas Mitra Pendataan (MP), Mitra Dukungan (MD), dan Supervisor, di Ruang Pola BKKBN Sulsel, Rabu (16/7/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 yang diikuti 52 peserta, terdiri atas Mitra Pendataan (MP), Mitra Dukungan (MD), dan Supervisor, di Ruang Pola BKKBN Sulsel, Rabu (16/7/2025). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Isu stunting harus ditangani secara serius melalui kerja sama dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh stakeholder terkait.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyelenggarakan Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 yang diikuti 52 peserta, terdiri atas Mitra Pendataan (MP), Mitra Dukungan (MD), dan Supervisor, di Ruang Pola BKKBN Sulsel, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pendataan keluarga di Makassar.

Kepala DPPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan dalam momen tersebut menegaskan bahwa pendataan keluarga yang akurat dan berkualitas merupakan fondasi penting bagi perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : Jawab Fraksi DPRD, Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Perkuat PAD dan Benahi Serapan Anggaran

Data yang valid akan mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, sekaligus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Irwan Bangsawan juga menyampaikan paparan mengenai pentingnya menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, isu stunting harus ditangani secara serius melalui kerja sama dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta seluruh stakeholder terkait.

Baca Juga : Sekda Makassar Buka Alur Hibah KONI Rp15 Miliar, Tegaskan Seluruh Proses Sesuai Regulasi

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga masa depan generasi kita. Karena itu, penanganannya membutuhkan kerja sama dan sinergi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun stakeholder lainnya,” ujar Irwan Bangsawan.

Workshop ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendataan keluarga di Makassar dan menjadi pijakan awal dalam merancang perencanaan pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dengan demikian, tujuan pembangunan berkelanjutan dapat tercapai sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#DPPKB Makassar #Pendataan Keluarga 2025 #Workshop DPPKB #Stunting #Data Keluarga #BKKBN Sulsel #Irwan Bangsawan #Keluarga Berencana #Pemkot Makassar
Youtube Jejakfakta.com