Jejakfakta.com, MAKASSAR – Sebuah operasi gabungan lintas instansi digelar di pusat kota Makassar pada Rabu (15/10/2025) guna menindak pelanggaran parkir liar yang kerap memicu kemacetan. Lokasi operasi difokuskan di Jalan Ahmad Yani, salah satu ruas utama yang menjadi pusat bisnis dan perkantoran.

Operasi ini melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Kejaksaan, serta Detasemen Polisi Militer (Denpom). Dalam penindakan tersebut, sebanyak 16 kendaraan ditilang melalui sistem tilang elektronik (ETLE) karena parkir sembarangan di badan jalan.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
"Penindakan ini adalah bagian dari upaya meningkatkan ketertiban lalu lintas. Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada lagi toleransi bagi pelanggaran parkir, terutama di jalur-jalur vital kota," ujar Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Muhammad Rheza, di lokasi operasi.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
Baca Juga : PK5 Tamalanrea Mulai Bongkar Mandiri, Pendekatan Humanis Pemkot Makassar Dinilai Efektif
Tim gabungan menyisir seluruh jalur Ahmad Yani untuk mencari kendaraan yang menghalangi laju kendaraan lain. Parkir di bahu jalan dinilai sebagai penyebab utama penyempitan ruas jalan yang berujung pada kemacetan, terutama saat jam sibuk.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
“ETLE ini sangat membantu karena lebih transparan dan efisien. Semua bukti pelanggaran terekam secara digital,” kata Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKP Andi Rudianto.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
Operasi ini tidak hanya sebatas penindakan, tapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Dishub dan aparat penegak hukum mengimbau masyarakat untuk menggunakan kantong parkir resmi demi mendukung kelancaran lalu lintas kota.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
Baca Juga : Pelindo–Pemkot Makassar Perkuat Sinergi, Taman Km 0 dan Penataan Jukir Liar Jadi Prioritas
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap parkir liar akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di zona-zona strategis yang berdampak besar terhadap mobilitas publik.
Baca Juga : Tak Ada Lagi Pasar Tumpah di Veteran Utara, Pemkot Makassar Relokasi Pedagang ke Terminal Mallengkeri Gratis
Baca Juga : Dapat Tambahan Kapal dari Pusat, Pemkot Makassar Siapkan Rute Transportasi Antar Pulau
Operasi gabungan di Jalan Ahmad Yani merupakan bentuk keseriusan Pemkot Makassar dan aparat penegak hukum dalam menangani parkir liar yang sudah menjadi masalah klasik. Dengan sistem ETLE, proses penindakan berlangsung lebih modern dan akuntabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




