Senin, 07 November 2022 16:14

Menteri Keuangan Sri Mulyani: Orang Miskin Pilih Beli Rokok Ketimbang Tempe-Telur

Editor : Agass
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: (instgaram @Kemenku)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: (instgaram @Kemenku)

Orang miskin cenderung komsumsi rokok ketimbang membeli sumber protein seperti telur, ayam, tahu atau pun tempe

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, masyarakat miskin cenderung konsumsi rokok. Konsumsi rokok berada di posisi kedua tertinggi setelah beras.

Sri Mulyani menyebut lebih banyak masyarakat miskin memilih membeli rokok ketimbang membeli sumber protein seperti telur, ayam, tahu atau pun tempe.

"Ini (rokok) kedua tertinggi sesudah beras, melebihi konsumsi protein seperti telur dan ayam, serta tahu dan tempe," katanya, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga : Kejagung Serahkan Rp 13,2 Triliun Hasil Sitaan Kasus Korupsi Ekspor CPO kepada Negara

Padahal sumber protein merupakan makanan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Di sisi lain, rokok justru meningkatkan risiko stunting dan kematian.

"Di sisi lain juga diketahui rokok telah menjadi salah satu risiko untuk meningkatkan stunting dan kematian," ujarnya. Seperti yang dikutip finance.detik.com.

Konsumsi rokok orang miskin perkotaan mencapai 12,21%. Sementara di masyarakat miskin pedesaan, persentasenya mencapai 11,36%.

Baca Juga : Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Kabinet, Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Pada kesempatan itu ia mengumumkan Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk rokok akan naik 10% pada 2023 dan 2024. Salah satunya adalah untuk mengendalikan konsumsi dan produksi.

"Di sisi lain kita selama ini sudah menaikkan cukai rokok di dalam rangka mengendalikan konsumsi dan produksi rokok," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Rokok #Menteri Keuangan #Sri Mulyani #Cukai Hasil Tembakau
Youtube Jejakfakta.com