Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Komitmen Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur, Rapiuddin Tahir, dalam memperkuat administrasi kependudukan sejak usia muda diwujudkan melalui peluncuran program inovatif “Dukcapil Goes To School”.
Program layanan jemput bola ini menyasar pelajar tingkat SMA dengan menghadirkan langsung layanan perekaman KTP elektronik (KTP-el) dan pemutakhiran data kependudukan di lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan generasi muda Luwu Timur telah memiliki identitas resmi sebelum memasuki usia wajib KTP.

Hari pertama pelaksanaan program berlangsung di SMAN 2 Luwu Timur, Kecamatan Wotu, Jumat (7/11/2025). Ratusan siswa tampak antusias mengikuti proses perekaman biometrik KTP-el. Sementara itu, pencetakan fisik KTP hanya dilakukan bagi siswa yang telah genap berusia 17 tahun sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Susun Formula Baru TPP ASN dan Gaji PJLP Berbasis Beban Kerja
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Luwu Timur, Rapiuddin Tahir, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya percepatan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus peningkatan kualitas data administrasi di daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa sejak dini, data kependudukan para pelajar sudah terekam. Jadi saat mereka genap 17 tahun, KTP elektroniknya bisa langsung dicetak tanpa hambatan,” ujar Rapiuddin.
Menurutnya, mendekatkan layanan Dukcapil ke sekolah bukan hanya soal efisiensi pelayanan, tetapi juga bentuk edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya dokumen kependudukan sebagai identitas hukum warga negara.
Baca Juga : Pemkot Makassar Dekatkan Layanan Adminduk ke Kelurahan, Warga Biringkanaya Kini Tak Perlu Antre Jauh
Lebih lanjut, Rapiuddin menekankan bahwa pelajar merupakan calon pemilih pemula dalam pesta demokrasi, sehingga kelengkapan dokumen kependudukan menjadi sangat krusial.
“Dokumen kependudukan bukan sekadar administrasi. Ini berkaitan langsung dengan hak-hak sipil warga negara, termasuk hak memilih. Karena itu, kami fokus menyasar pelajar,” tegasnya.
Ia juga mengajak pihak sekolah untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran administrasi kependudukan sejak usia muda demi terwujudnya data kependudukan yang akurat dan valid di Kabupaten Luwu Timur.
Baca Juga : Bank Sulselbar Perluas Akses Layanan Publik di Bone, PKS MPP Resmi Diperpanjang
Jadwal Lanjutan Program Dukcapil Goes To School:
- SMAN 5 Lutim (Wasuponda) – 10 November
- SMAN 11 Lutim (Nuha) – 11 November
- SMAN 13 Lutim (Mahalona/Towuti) – 12–13 November
- SMAN 9 Lutim (Kalaena) – 14 November
- SMAN 10 Lutim (Tomoni Timur) – 17 November
- SMAN 4 Lutim (Mangkutana) – 18 November
- SMAN 6 Lutim (Angkona) – 19 November
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




