Jejakfakta.com, MAKASSAR — Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menggelar pemeriksaan HPV DNA gratis sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Kegiatan ini berlangsung di Gedung PKK Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TP PKK Kota Makassar dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan perempuan, khususnya dalam pencegahan penyakit kanker serviks.

Pemeriksaan HPV DNA gratis ini terlaksana melalui kolaborasi TP PKK Kota Makassar dengan Tirta Medical Center, yang merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Baca Juga : TP PKK Makassar Bagikan 600 Kotak Makan Gratis, Edukasi Siswa Stop Boros Pangan
Sebanyak 100 peserta mengikuti pemeriksaan ini, yang terdiri atas pengurus TP PKK Kota Makassar, kader PKK dari 15 kecamatan, serta RT dan RW yang telah melakukan pendaftaran.
Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnamasari, menyampaikan bahwa TP PKK Makassar melalui Pokja IV membidangi Kesehatan Keluarga, Kelestarian Lingkungan Hidup, serta Perencanaan Sehat.
“Pokja IV TP PKK memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. Pemeriksaan HPV DNA ini menjadi langkah nyata kami dalam melindungi kesehatan perempuan sebagai pilar utama keluarga,” ujarnya.
Baca Juga : TP PKK Makassar Ajak Kader Berlomba Amal di Dzulhijjah, Kajian Islam di Masjid Agung 45 Disambut Antusias
Ia menegaskan bahwa deteksi kanker serviks sejak dini sangat penting untuk meningkatkan peluang pencegahan dan penanganan yang lebih optimal bagi perempuan.
“Deteksi dini kanker serviks berarti kita menyelamatkan masa depan perempuan sekaligus menjaga ketahanan keluarga,” tambahnya.
Untuk itu, Indira menyampaikan bahwa TP PKK Kota Makassar akan terus menggalakkan pemeriksaan kesehatan reproduksi, termasuk tes HPV DNA, guna menjangkau lebih banyak perempuan di Kota Makassar.
Baca Juga : TP PKK Makassar Turun ke Sekolah, Siswa SMP Diajak Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Sampah
“Kami akan terus mendorong pemeriksaan kesehatan reproduksi agar semakin banyak perempuan terlindungi dan memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, sehingga terwujud perempuan yang sehat dan keluarga yang kuat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




