Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur gencar melakukan operasi pencegahan peredaran minuman beralkohol ilegal. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.
Operasi dilaksanakan selama dua hari, dari Kamis hingga Jumat (18-19/12/2025), menyasar wilayah Kecamatan Wasuponda, Towuti, dan Mangkutana. Fokus penertiban adalah tempat usaha, warung, dan kafe yang menjual minuman beralkohol tanpa izin. Hasilnya, puluhan botol minuman beralkohol berbagai merek berhasil diamankan.

Plt. Kepala Satpol PP Luwu Timur, Baharuddin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban.
Baca Juga : Satpol PP Luwu Timur Tembus 3 Besar Nasional, Bukti Tata Kelola Trantibumlinmas Makin Profesional
“Sasaran utama kami adalah tempat usaha yang terbukti menjual minuman beralkohol ilegal. Ini wujud komitmen Pemkab Lutim dalam menjaga keamanan masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun,” ujar Baharuddin.
Selain menyita barang bukti, petugas juga melakukan pendataan terhadap sejumlah pelayan kafe yang terlibat, sesuai prosedur hukum yang berlaku. Baharuddin menambahkan, pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban Minuman Beralkohol.
Operasi ini dilaksanakan secara terpadu dengan Polri dan Dinas Sosial P3A Kabupaten Luwu Timur, dipimpin jajaran pejabat struktural Satpol PP, termasuk Kepala Bidang Trantibum dan Linmas Yasruddin, Kasi Penindakan Pelanggaran Perda Paulus Prianto Endoleku, serta Kasi Pencegahan, Operasi, dan Pengendalian Harbi.
Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun 2026
Baharuddin menegaskan, operasi serupa akan terus dilakukan di kecamatan lain sebagai langkah preventif. “Kami ingin memastikan masyarakat Luwu Timur dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dalam suasana aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




