Jejakfakta.com - PANGKEP - Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 di Ruang Pola Kantor Pemerintah Kabupaten Pangkep, Sabtu (3/1/2026). Momentum ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” dan menjadi ruang refleksi serta penguatan komitmen bersama.
Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau, selaku pembina upacara, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar kondisi tanpa konflik, melainkan kekuatan strategis bangsa. “Kerukunan adalah energi kebangsaan. Ia merupakan sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” ujar Yusran.

Ia menekankan, lahirnya Kementerian Agama memiliki nilai historis dan filosofis yang kuat sebagai kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Kemenag diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat toleransi, serta membuka jalan bagi terwujudnya masyarakat yang rukun, adil, dan sejahtera.
Baca Juga : Edukasi Gizi untuk Gen-Z, Lahirkan Generasi Sehat dan Cerdas di Pangkep

Upacara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebanyak 67 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Pangkep menerima penghargaan tersebut, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, Kepala Kantor Kemenag, serta unsur Forkopimda.
Rincian penerima berdasarkan masa pengabdian:
· 10 tahun: 39 orang
Baca Juga : Pengukuhan Pengurus KORPRI Pangkep Masa Bakti 2022–2027
· 20 tahun: 27 orang
· 30 tahun: 1 orang
Acara ini semakin mengukuhkan peran Kementerian Agama dan komitmen seluruh elemen bangsa di Pangkep dalam merawat kerukunan serta berkontribusi nyata menuju Indonesia yang damai dan maju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




