Jejakfakta.com, SELAYAR – Drama pencarian di lautan akhirnya berakhir bahagia. Kapal Jolloro Sansel United JB 2023 yang sempat hilang kontak dan dicari Tim SAR Gabungan selama tiga hari, berhasil ditemukan dalam kondisi terdampar di sekitar Pulau Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Minggu (11/1/2026) siang.
Lebih melegakan lagi, tiga orang penumpang (POB) yang berada di atas kapal tersebut selamat, meski harus terombang-ambing di laut selama lima hari sebelum ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengungkapkan bahwa kapal ditemukan sesuai dengan prediksi area pencarian yang ditentukan melalui SAR Map.
Baca Juga : Pemkab Lutim dan Basarnas Perkuat Kolaborasi Respons Cepat Darurat Maritim
“Kapal jolloro Sansel United JB 2023 ditemukan pada koordinat 7°10'36.13"S 121° 1'4.37"E di wilayah Pulau Taka Bonerate, Kepulauan Selayar. Seluruh penumpang berjumlah tiga orang dalam kondisi selamat,” ujar Arif Anwar.
Pencarian Terfokus di Perairan Kepulauan Selayar
Arif menjelaskan, sejak hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan memang memfokuskan operasi di wilayah perairan Kepulauan Selayar, khususnya di sekitar Kecamatan Pasalembana yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil.
Baca Juga : Tragedi Air Bah di Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Tewas
Kapal KN SAR Kamajaya 104 yang dikerahkan sebelumnya telah berada di perairan Selayar dan melakukan penyisiran sejak pagi hari dengan dukungan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menjangkau area-area sempit dan dangkal.
“Area tersebut sesuai dengan prediksi pergerakan kapal yang terbawa arus,” jelasnya.
Informasi Disiarkan ke Nelayan dan Kapal yang Melintas
Baca Juga : Air Bah Sungai Kalimborang Terjang Maros, Dua Wisatawan Hilang Terseret Arus
Sebelum ditemukan, informasi kapal nelayan asal Liukang Tangaya, Pangkep, yang hilang kontak ini telah disebarluaskan melalui SROP Makassar ke pulau-pulau sekitar Selayar. Bahkan, pemberitahuan juga disampaikan ke VTS Lembar di Mataram agar kapal-kapal yang melintas turut membantu pemantauan.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang sudah berkomunikasi dengan keluarganya. Saat ini mereka berada di Pulau Bonerate untuk mendapatkan penanganan dan menunggu proses pemulangan,” tambah Arif Anwar.
Dengan ditemukannya kapal dan seluruh POB dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi dihentikan. Basarnas Makassar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dan bekerja tanpa henti selama tiga hari pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




