Kamis, 15 Januari 2026 19:01

Pemkab Gowa Perkuat Program LACAK dan Baznas untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan Cepat Atasi Kemiskinan Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (15/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan Cepat Atasi Kemiskinan Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (15/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

LACAK akan melaksanakan gerakan bulan pendataan dengan target tersedianya data by name by address di seluruh desa. Kegiatan ini didukung oleh 765 relawan LACAK hingga tingkat dusun.

Jejakfakta.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui kolaborasi Layanan Cepat Atasi Kemiskinan (LACAK) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa Program LACAK merupakan salah satu program prioritas daerah yang dijalankan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan.

“LACAK hadir untuk membantu masyarakat keluar dari kemiskinannya. Terlebih Presiden Republik Indonesia telah menetapkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu program prioritas nasional,” ujar Bupati saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan Cepat Atasi Kemiskinan Kabupaten Gowa di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (15/1).

Baca Juga : Satu Tahun Konsisten, Pemkab Gowa Perkuat Pengentasan KME Lewat Bedah Rumah dan Layanan Kesehatan Gratis

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025 Pemkab Gowa bersama LACAK dan Baznas akan terus melakukan intervensi berbasis kebutuhan keluarga sasaran. LACAK berperan memastikan perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan berjalan tepat sasaran, terukur, serta dapat dievaluasi.

“Sementara Baznas memberikan bantuan berdasarkan hasil asesmen LACAK yang dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Dana yang digunakan merupakan hasil sedekah seluruh ASN Pemkab Gowa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga mengungkapkan rencana pembangunan dashboard data kemiskinan yang dapat dipantau langsung oleh pimpinan daerah serta terhubung dengan desa dan kelurahan. Dashboard ini akan terintegrasi dengan aplikasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sehingga selaras dengan Program LACAK.

Baca Juga : Seleksi Paskibraka 2026 Dimulai, Bupati Gowa Soroti Pembentukan Karakter dan Jiwa Nasionalisme

“Seluruh camat, lurah, dan kepala desa wajib mengetahui dan melaporkan data kemiskinan di wilayahnya melalui aplikasi yang disiapkan, termasuk data infrastruktur seperti jalan dan kebutuhan dasar lainnya. Dengan sistem ini, anggaran dapat digunakan secara tepat sasaran meskipun di tengah kebijakan efisiensi,” tambahnya.

Bupati Gowa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim LACAK dan Baznas, yang aktif melakukan intervensi langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang belum terjangkau bantuan nasional.

“Saya berharap di tahun 2026, dengan semangat Gowa Bersama, kolaborasi antara LACAK, Baznas, dan SKPD terkait terus diperkuat agar target penurunan kemiskinan ekstrem dapat segera terwujud,” harapnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa-BSI Resmikan Rumah Layak Huni untuk KME, Zubaedah Kini Tinggal Lebih Nyaman

Sementara itu, Ketua LACAK Centre Kabupaten Gowa, Kaharuddin, melaporkan bahwa sejak Agustus hingga Desember telah masuk 1.015 data masyarakat, dengan jumlah terbanyak berasal dari Kecamatan Bajeng, Somba Opu, Pallangga, dan Bontonompo. Dari total tersebut, sebanyak 885 data telah diajukan ke Dinas Sosial.

“Rekomendasi intervensi meliputi bedah rumah, bantuan pendidikan, kesehatan, hingga bantuan usaha. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perkimtan untuk bantuan 13 unit rumah, sambungan listrik gratis, serta program lintas sektor lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tahun ini LACAK akan melaksanakan gerakan bulan pendataan dengan target tersedianya data by name by address di seluruh desa. Kegiatan ini didukung oleh 765 relawan LACAK hingga tingkat dusun.

Baca Juga : Hari Otonomi Daerah ke-30, Wabup Gowa Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan Pembangunan

“Penanggulangan kemiskinan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Gowa, Anwar, menyampaikan bahwa selama periode Agustus hingga Desember Baznas telah menyalurkan dan mendayagunakan dana sebesar kurang lebih Rp1,6 miliar.

“Penyaluran dilakukan secara bertahap, dengan program di antaranya Rumah Layak Huni sebanyak 27 unit, Zmart 25 unit, bantuan usaha, dan program sosial lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga : Wabup Gowa Sebut TK-TPA BKPRMI Perkuat Gowa Caradde’ dan Cetak Generasi Qurani

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Wakil Ketua DPRD Gowa Taufik Surullah, Ketua Baznas Kabupaten Gowa Abbas Alauddin, para pimpinan SKPD, camat, serta Tim LACAK se-Kabupaten Gowa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #LACAK Gowa #Baznas Gowa #pengentasan kemiskinan #Kemiskinan Ekstrem #program prioritas #Bantuan Sosial
Youtube Jejakfakta.com