Selasa, 10 Februari 2026 06:42

Rakor PAD 2026, Wali Kota Makassar Targetkan Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka secara resmi Rakor PAD yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka secara resmi Rakor PAD yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Munafri menekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam sistem pengelolaan dan optimalisasi pendapatan daerah.

Jejakfakta.com, SEMARANG — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (Rakor PAD) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2026 tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu menghasilkan capaian konkret yang dapat direalisasikan.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, saat membuka secara resmi Rakor PAD yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026).

“Acara ini jangan dijadikan hanya sebuah seremonial. Ini harus kita capai dan harus mampu kita realisasikan,” tegas Appi di hadapan peserta rakor.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dampingi Wamen PKP Tinjau Kawasan Kumuh di Tallo, Pemkot Usulkan Hunian Vertikal

Ia menyampaikan bahwa Rakor PAD merupakan bentuk komitmen bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar yang memiliki tanggung jawab moral untuk ditunaikan.

“Ini adalah janji kita, artinya ini adalah akad. Kalau akad tidak diselesaikan, tentu ada konsekuensinya. Karena itu saya berharap kegiatan ini menjadi akad bagi kita semua untuk memaksimalkan tujuan dan harapan bersama,” ujarnya.

Menurut Appi, akan terasa sangat naif apabila kegiatan tersebut hanya dihadiri sebagai formalitas tanpa mampu menghasilkan gagasan dan kebijakan nyata, terlebih kegiatan tersebut menggunakan anggaran negara.

Baca Juga : Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN

“Begitu naif rasanya kalau kita hanya datang, menghabiskan anggaran, tetapi tidak mendapatkan hasil maksimal dari apa yang disampaikan para narasumber,” katanya.

Ia menilai Rakor PAD menyimpan banyak potensi dan pelajaran penting yang harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan terobosan nyata di masing-masing perangkat daerah.

“Banyak potensi dan pelajaran yang bisa dipetik dari diskusi dan paparan narasumber. Itu harus bisa kita terjemahkan dalam kerja nyata,” lanjutnya.

Baca Juga : Di Panakkukang, Wali Kota Makassar Minta Warga Sampaikan Aspirasi Lewat LONTARA+

Appi juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan SKPD terkait, agar lebih berani menghadirkan inovasi dalam menggali potensi pendapatan daerah.

“Kita harus mampu menghadirkan inovasi-inovasi yang bisa meningkatkan berbagai potensi pendapatan di masing-masing sektor,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Ia optimistis, dengan kerja yang terukur dan maksimal, potensi Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar sangat besar dan tidak akan berada di bawah angka Rp2,7 triliun.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan

“Potensi pendapatan Kota Makassar tidak akan berada di bawah Rp2,7 triliun dalam kondisi seperti ini. Ini adalah target yang harus kita kejar dan kita capai bersama,” jelasnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Appi menekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam sistem pengelolaan dan optimalisasi pendapatan daerah.

“Salah satu pendekatan yang harus kita lakukan adalah melalui digitalisasi dalam pengelolaan pendapatan,” tambahnya.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Tekankan RKPD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Menutup sambutannya, Appi mengajak seluruh peserta Rakor PAD untuk menghadiri jamuan makan malam bersama sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan sinergi antarpeserta. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Rakor PAD 2026 #PAD Makassar #Munafri Arifuddin #Wali Kota Makassar #Pendapatan Asli Daerah #PAD Rp2 #7 Triliun #Rakor PAD Makassar #Bapenda Makassar #digitalisasi PAD
Youtube Jejakfakta.com