Selasa, 10 Februari 2026 14:38

Wabup Gowa Tekankan Perencanaan RKPD 2027 Berbasis Sinergi dan Data

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin,  saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/2/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/2/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Wabup Gowa Darmawangsyah Muin menekankan penyusunan RKPD 2027 berbasis sinergi dan data saat membuka Forum Konsultasi Publik di Kantor Bupati Gowa.

Jejakfakta.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa proses penyusunan RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2027 harus dilakukan secara kolaboratif dan berbasis data agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RKPD 2027 yang digelar secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam forum tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membuka ruang partisipasi publik pada setiap tahapan perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : Diplomasi dari Makassar: Konselor Zhen Wangda Soroti Peluang Ekonomi Sulsel, Investasi Hijau hingga Isu Global

“Kehadiran seluruh stakeholders hari ini menunjukkan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam membuka ruang partisipasi yang luas pada setiap tahapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Forum konsultasi publik ini dihadiri unsur eksekutif, legislatif, perangkat daerah, serta perwakilan kelompok masyarakat sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.

Darmawangsyah menyebutkan, perencanaan pembangunan daerah membutuhkan sinergi, integrasi, koordinasi, dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan. Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika perekonomian, tuntutan efisiensi anggaran, hingga kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

Selain itu, banyaknya usulan aspirasi masyarakat yang mencapai ribuan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas. Karena itu, analisis yang komprehensif dan berbasis data dinilai penting agar program yang dirancang tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita harus semakin cermat dan selektif dalam menentukan prioritas pembangunan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta tetap selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Gowa hingga akhir Desember 2025 tercatat sebanyak 825.369 jiwa dan diproyeksikan terus meningkat. Kondisi tersebut berdampak pada tingkat pendapatan per kapita serta menuntut strategi pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.

Baca Juga : Gowa Tembus Lima Besar MTQ Sulsel 2026, Lonjakan Prestasi dari Peringkat 21 ke Posisi Elite

Pemerintah Kabupaten Gowa, lanjutnya, terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), di antaranya melalui pengembangan sektor pariwisata dan penguatan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Darmawangsyah berharap penyusunan RKPD 2027 mampu menjawab persoalan strategis daerah secara tepat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mencapai target pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujaddan, menyampaikan bahwa forum konsultasi publik merupakan bagian penting dalam tahapan penyusunan RKPD sekaligus amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara partisipatif.

Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station

Menurutnya, rancangan awal RKPD Tahun 2027 disusun dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperoleh masukan dan saran konstruktif terkait arah pembangunan daerah.

“Kami bahas bersama para pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik guna menghimpun masukan dari berbagai lapisan masyarakat agar rencana pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, forum tersebut menjadi ruang komunikasi interaktif, multiaktor, dan multisektor untuk menampung aspirasi masyarakat sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah Tahun 2027. Prioritas pembangunan Kabupaten Gowa juga akan diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat guna menciptakan kesinambungan arah pembangunan.

Baca Juga : Sinergi Pemkab dan PKK Gowa Kejar Anak Zero Dose, Wabup Turun Langsung Pastikan Tak Ada yang Tertinggal

“Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk menyatukan gagasan dan memastikan prioritas pembangunan daerah selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Gowa,” tambah Sujaddan.

Melalui forum konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap tercipta sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan dengan tata kelola pemerintahan yang baik demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Wabup Gowa #RKPD 2027 #Forum Konsultasi Publik #Bappeda Gowa #darmawangsyah muin #Pembangunan Gowa #pemkab gowa #PDRB Gowa #PAD Gowa #Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com