Selasa, 24 Februari 2026 23:39

BAZNAS Makassar Targetkan Zakat Ramadan 2026 Tembus Miliaran Rupiah, 7.000 Mustahik Siap Terima Manfaat

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar, Jurlan. @Jejakfakta/Istimewa
Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar, Jurlan. @Jejakfakta/Istimewa

BAZNAS Makassar menargetkan zakat Ramadan 2026 tembus miliaran rupiah. Sebanyak 7.000 mustahik disiapkan menerima bantuan dari 600 UPZ masjid di 15 kecamatan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Badan Amil Zakat Nasional Kota Makassar (BAZNAS Makassar) kembali memproyeksikan potensi pengumpulan zakat fitrah dan infak pada Ramadan 2026 menembus angka miliaran rupiah. Optimisme ini mengacu pada capaian tahun sebelumnya yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Makassar, Jurlan, mengungkapkan bahwa potensi zakat Ramadan tahun ini diperkirakan minimal menyamai bahkan melampaui realisasi 2025.

“Untuk Ramadan, kami sudah memiliki data tetap. Data ini bersumber dari kantor kelurahan dan kecamatan, sekitar 7.000 mustahik atau warga yang berhak menerima zakat,” ujar Jurlan, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga : Dari 10 Besar Menuju 5 Pimpinan, Baznas Makassar Cari Figur Amanah dan Profesional

Belajar dari Capaian 2025

Sepanjang 2025, BAZNAS Makassar mencatat total penghimpunan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp10,3 miliar. Khusus Ramadan saja, nilainya menyentuh Rp4 miliar.

Dana tersebut dihimpun dari sekitar 600 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid yang tersebar di 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Baca Juga : Pansel Umumkan 10 Besar Calon Pimpinan BAZNAS Makassar, Seleksi Masuk Tahap Penentuan Nasional

“Alhamdulillah, pengumpulan zakat tahun 2025 mencapai Rp10,3 miliar. Sebagian besar berasal dari sekitar 600 UPZ masjid di Makassar,” jelasnya.

Pada Ramadan 2026, dana zakat fitrah dan infak yang terkumpul akan disalurkan kepada para mustahik dalam bentuk bahan makanan untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.

Prioritas Kaum Dhuafa

Baca Juga : Pemkot Makassar Buka Seleksi Komisioner BAZNAS 2026–2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

BAZNAS memastikan distribusi zakat menyasar kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Di antaranya petugas kebersihan, penggali kubur, buruh harian, hingga lansia kurang mampu.

“Umumnya dari kalangan dhuafa seperti petugas kebersihan, penggali kubur, buruh harian, dan lainnya,” sebut Jurlan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan zakat tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat prasejahtera di Makassar.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Bayar Zakat di Baznas, Aksi Nyata Pemimpin Bangun Kepercayaan Publik

600 Pengurus Masjid Diperkuat Lewat Pelatihan

Guna memaksimalkan penghimpunan dan menjaga kepercayaan muzaki (pemberi zakat), ratusan pengurus masjid mengikuti pelatihan pengelolaan zakat fitrah pada 16 Februari 2026 lalu.

Mereka dibekali tata cara penerimaan, pendistribusian, hingga pelaporan zakat secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga : Bentuk Apresiasi, Munafri–Aliyah Serahkan 7.100 Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan Makassar

“Narasumber menyampaikan kiat-kiat membangun kepercayaan muzaki agar menyalurkan zakat hartanya melalui BAZNAS,” tambahnya.

Target 2026: Lebih Besar, Lebih Banyak Penerima

BAZNAS Makassar berharap Ramadan 2026 menjadi momentum peningkatan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan potensi penghimpunan yang lebih besar, jumlah mustahik penerima manfaat pun ditargetkan meningkat.

Saat ini, BAZNAS masih menunggu pembaruan data penerima zakat dari kelurahan dan kecamatan sebagai dasar penyaluran resmi.

“Kami sangat mengharapkan jumlahnya lebih besar dari tahun kemarin,” tutup Jurlan optimistis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Baznas Makassar #zakat Ramadan 2026 #zakat fitrah #UPZ masjid Makassar #mustahik Makassar #zakat miliaran #infak sedekah
Youtube Jejakfakta.com