Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kerja sama dengan Telkomsel dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya pada manajemen sekolah berbasis teknologi.
Penjajakan ini mencuat dalam audiensi antara jajaran Telkomsel dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balaikota Makassar, Kamis (2/4/2025).

Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Telkomsel Region Sulawesi, Magdalena Irawati Ovi, menyampaikan komitmen perusahaan menghadirkan layanan digital pendidikan yang inklusif dan merata.
Baca Juga : Hadiri Sannipata Waisak, Munafri Tegaskan Makassar Rumah Bersama dan Benteng Toleransi di Tengah Keberagaman
Menurutnya, Telkomsel ingin memastikan seluruh sekolah, baik di pusat kota maupun wilayah pinggiran, memiliki akses yang sama terhadap teknologi pendidikan.
“Kami ingin memberikan gambaran bahwa Telkomsel juga fokus pada dunia pendidikan, selaras dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong digitalisasi sekolah,” ujarnya.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah platform School ID, layanan digital gratis yang dirancang untuk mengintegrasikan kebutuhan siswa, pihak sekolah, dan orang tua dalam satu ekosistem.
Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi, Hotel Penuh dan UMKM Panen Rezeki
“School ID ini bisa digunakan secara gratis oleh sekolah dan diharapkan dapat membantu pengelolaan pendidikan yang lebih terintegrasi,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Munafri menyambut positif inisiatif tersebut, namun menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi dengan sistem digital yang telah dikembangkan pemerintah kota.
“Saya setuju, tapi harus dibicarakan secara teknis, dimulai dari sekolah mana. Kami siapkan tempatnya, Telkomsel masuk dengan perangkatnya. Jadi kita bangun bersama ruang-ruang digital di beberapa sekolah,” ujarnya.
Baca Juga : Makassar Raih Terbaik I Creative Financing 2026, Munafri-Aliyah Borong Penghargaan Regional Sulawesi
Ia juga mendorong agar implementasi dilakukan secara bertahap melalui uji coba di sejumlah sekolah, dengan melibatkan Tim Percepatan Digitalisasi Pemkot Makassar guna memastikan integrasi program berjalan optimal.
Munafri turut mengingatkan agar kerja sama ini mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan manfaat jangka panjang, bukan sekadar orientasi komersial.
“Kalau komersialnya di depan, biasanya program tidak akan bertahan lama,” tegasnya.
Baca Juga : Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur Makassar Move Lontara+ di MHM 2026, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekosistem pendidikan berbasis digital di Makassar yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




