Jejakfakta.com, MAKASSAR – Program Corporate Social Responsibility (CSR) tak lagi sekadar berbagi bantuan. PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) justru mengubahnya menjadi penggerak ekonomi lokal melalui program “Jumat Berbagi” di kawasan Tanjung Bunga.
Lewat pendekatan baru ini, GMTD tidak hanya menyalurkan ratusan paket makanan kepada masyarakat prasejahtera—seperti pekerja harian, pengemudi bentor, dan warga sekitar—tetapi juga memastikan seluruh paket tersebut diproduksi oleh pelaku UMKM lokal.

Langkah ini menciptakan efek ganda: membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menggerakkan roda ekonomi komunitas setempat.
Baca Juga : Menjelang Ramadan, 95 Kantong Darah Terkumpul dari Aksi Rutin GMTD untuk Ketahanan Sosial Makassar
Kegiatan tersebut juga melibatkan langsung jajaran manajemen dan karyawan GMTD yang turun ke lapangan. Selain memastikan distribusi tepat sasaran, keterlibatan ini memperkuat hubungan emosional antara perusahaan dan masyarakat sekitar kawasan pengembangan.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa arah CSR perusahaan kini difokuskan pada dampak berkelanjutan.
“GMTD tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi bagaimana setiap program sosial mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan UMKM lokal, kami ingin memastikan setiap intervensi sosial juga memperkuat ekonomi komunitas,” ujar Jemmay, dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga : GMTD Gelar Program CSR “Merangkai Harapan” untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Ia menambahkan, keberlanjutan kawasan tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, perusahaan menempatkan warga sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan.
“Kehadiran GMTD harus dirasakan nyata, baik secara sosial maupun ekonomi. Jumat Berbagi menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kesinambungan tersebut,” tambahnya.
Program ini merupakan agenda rutin GMTD yang dijalankan secara konsisten sebagai bentuk komitmen jangka panjang. Perusahaan juga memastikan setiap inisiatif CSR selaras dengan prinsip keberlanjutan serta memiliki dampak yang terukur.
Baca Juga : Dari Mesin Jahit hingga Gerobak Usaha, Pemkab Gowa Perkuat 221 UMKM Dongkrak Ekonomi Warga
Ke depan, GMTD berencana memperluas cakupan program CSR ke sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan kerangka strategis grup “Lippo Untuk Indonesia PASTI” (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, Independen) dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berdaya saing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




