Senin, 30 Januari 2023 21:40

Nilai Ekspor Menurun, Wamentan Minta Semua Stakeholder di Sulbar Dukung Gratieks

Editor : Herlina
Rapat Koordinasi Gratieks (Gerakan tiga kali ekspor Pertanian) Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan oleh Karantina Pertanian Mamuju, Sulbar, dab dihadiri Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi. (Dok. Jejakfakta.com/Balai Karantina Pertanian Mamuju)
Rapat Koordinasi Gratieks (Gerakan tiga kali ekspor Pertanian) Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan oleh Karantina Pertanian Mamuju, Sulbar, dab dihadiri Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi. (Dok. Jejakfakta.com/Balai Karantina Pertanian Mamuju)

Butuh koordinasi, sinergi dan kolaborasi Pemerintah Daerah dengan pemerintah agar mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Capaian ekspor komoditas pertanian tahun 2022 di Provinsi Sulawesi Barat senilai Rp5,6 triliun. Nilai tersebut menurun 21,4% dibanding tahun 2021 yang angkanya mencapai Rp7,1 triliun.

Hal itu diungkapkan Agus Karyono, Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Senin (30/1) dalam Rapat Koordinasi Gratieks (Gerakan tiga kali ekspor) Provinsi Sulawesi Barat yang diselenggarakan oleh Karantina Pertanian Mamuju, Sulbar.

"Penurunan terjadi disebabkan masih mewabahnya pandemic Covid-19 dan kebijakan pelarangan ekspor," dalih Agus. 

Baca Juga : Hadiri Pesta Panen, Bupati Irwan Pastikan Pengairan Permanen bagi Desa Tawakua

Sehingga menurutnya, diperlukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi Pemerintah Daerah dengan pemerintah agar mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. 

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi yang menghadiri dan membuka Rakor tersebut, meminta kepada seluruh stakeholder di Sulawesi Barat untuk mendukung seluruh program unggulan Kementerian Pertanian, salah satunya yaitu Gratieks Pertanian.

"Rapat koordinasi ini, bertujuan mengevaluasi capaian pelaksanaan program yang dimaksud dan berharap kita bersama-sama membangun pertanian di Sulawesi Barat," tukas Harvick. 

Baca Juga : Bank Sulselbar Raih Penghargaan “Literasi Keuangan Teraktif – Segmen Pelajar” dari OJK

Menurutnya, ada lima langkah strategis Kementan dalam mewujudkan Gratieks, diantaranya meningkatkan volume ekspor, mendorong pertumbuhan eksportir baru, menambah ragam komoditas ekspor, meningkatkan frekuensi pengiriman dan menambah mitra dagang. 

"Adapun keberhasilan pertanian Indonesia, bukan semata-mata kebijakan pemerintah melainkan petani itu sendiri yang berkontribusi besar," ujar Harvick. 

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik selaku Penjabat Gubernur mengatakan potensi pertanian di Sulbar luar biasa, ditandai kontribusi terhadap beras nasional yang selalu surplus. 

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Gandeng PT DDS Bangun Pabrik Pupuk Organik, Dorong Kesejahteraan Petani

"Walaupun provinsi kecil tetapi Sulbar berkontribusi terhadap harga beras nasional hal ini dilakukan bersama dengan forkompinda yang rajin operasi pasar untuk mengendalikan inflasi," ungkap Akmal dalam sambutannya. 

Akmal berharap Kementerian Pertanian dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan pertanian di Sulbar dan memohon untuk mengatasi masalah-masalah infrastruktur yang menunjang sektor pertanian. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Gratieks #Gerakan Tiga Kali Ekspor #Pertanian #Balai Karantina #Ekspor #Mamuju #Sulawesi Barat
Youtube Jejakfakta.com