Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) mempertegas komitmennya dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap kondisi darurat, khususnya di wilayah perairan dan pesisir, melalui penguatan kerja sama dengan Basarnas.
Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menerima jajaran Basarnas Makassar di Ruang Kerja Bupati, Selasa (5/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Basarnas Makassar memaparkan rencana peningkatan kapasitas operasional, termasuk kebutuhan penambahan unit kapal rescue serta penguatan jumlah personel untuk mempercepat respons terhadap berbagai potensi keadaan darurat di wilayah rawan kecelakaan laut.
Baca Juga : Siaga El Nino, BPBD Gowa Perkuat Koordinasi Cegah Krisis Air hingga Karhutla
Kepala Basarnas Makassar, M. Arif, menegaskan bahwa peningkatan sarana dan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam memperkuat kecepatan dan ketepatan operasi penyelamatan, terutama di kawasan perairan yang memiliki risiko tinggi.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penguatan tersebut. Ia menilai keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah, termasuk melalui penguatan lembaga penyelamatan.
“Pemkab Luwu Timur siap mendukung penguatan kapasitas Basarnas, baik dari sisi sarana seperti kapal rescue maupun penambahan personel. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan dan perlindungan masyarakat,” ujar Bupati Irwan.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Apel Siaga di HKBN 2026, BPBD Luncurkan Program SALAMA untuk Edukasi Anak
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur dr. H. April, Sekretaris BPBD Andrie Firdaus, serta jajaran tim Basarnas Makassar. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat sistem penanganan keadaan darurat yang lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau seluruh wilayah Luwu Timur secara efektif. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




