Rabu, 06 Mei 2026 12:59

Siaga Tanpa Panik, Strategi Cepat Pemkab Gowa Amankan Produksi Pangan Hadapi El Nino

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menghadiri  Dialog Luar Studio RRI Pro 1 Makassar yang digelar di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (6/5/2026), dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, hingga petani. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menghadiri Dialog Luar Studio RRI Pro 1 Makassar yang digelar di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (6/5/2026), dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, hingga petani. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa perkuat strategi antisipasi El Nino dengan percepatan tanam, pompanisasi, dan benih tahan kekeringan demi menjaga produksi dan ketahanan pangan tetap stabil.

Jejakfakta.com, GOWA – Langkah antisipatif terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadapi potensi dampak El Nino. Komitmen ini mengemuka dalam Dialog Luar Studio RRI Pro 1 Makassar yang digelar di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (6/5), dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, hingga petani.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan kondisi pertanian saat ini masih relatif terkendali. Namun, pemerintah daerah memilih tidak menunggu risiko terjadi.

“Gowa sebagai salah satu penyangga pangan di Sulawesi Selatan masih dalam kondisi relatif aman. Curah hujan di beberapa wilayah masih cukup baik dan aktivitas tanam tetap berjalan. Tapi ini kami anggap sebagai fase waspada dini,” ujarnya.

Baca Juga : Jadi Percontohan di Sulsel hingga Nasional, Imunisasi Zero Dose Gowa Capai 101,6 Persen

Menurutnya, ancaman tetap harus diantisipasi, terutama jika curah hujan menurun dalam beberapa bulan ke depan. Untuk itu, berbagai langkah strategis mulai dipercepat, seperti percepatan masa tanam, penggunaan benih tahan kekeringan, hingga optimalisasi pompanisasi dan sumber air.

“Risiko penurunan luas tanam dan produktivitas tetap ada jika terjadi kekeringan. Karena itu kami bergerak lebih awal,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan bukan sekadar bertahan, melainkan memastikan target produksi tetap realistis dan tercapai.

Baca Juga : Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa, Zubair Usman, menyatakan bahwa seluruh program pertanian tetap berjalan optimal, baik program nasional maupun daerah.

“Kami tetap fokus memenuhi target produksi sekaligus menjaga surplus pangan agar Gowa terus berkontribusi pada ketahanan pangan,” jelasnya.

Dari sisi petani, kesiapsiagaan juga mulai terlihat. Perwakilan petani Bajeng, Mustari, mengungkapkan bahwa wilayahnya masih aman untuk aktivitas pertanian, dengan dukungan pompanisasi berbasis sumur di setiap lahan sawah.

Baca Juga : Pemkab Gowa Umumkan Pemenang Lomba Surat untuk Bupati Talenrang

“Yang penting informasi cepat sampai. Kami sudah siapkan pompanisasi untuk menjaga air saat El Nino,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor usaha, dan petani ini menunjukkan bahwa Gowa tidak hanya merespons ancaman, tetapi juga membangun sistem adaptasi yang lebih tangguh demi menjaga stabilitas produksi pertanian. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#pemkab gowa #El Nino 2026 #produksi pertanian #ketahanan pangan #antisipasi kekeringan #strategi pertanian #pompanisasi pertanian #benih tahan kekeringan #pertanian Indonesia
Youtube Jejakfakta.com