Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga di media sosial terkait tumpukan sampah yang mencemari kawasan pesisir Pantai Losari, Selasa (2/6/2026). Dalam hitungan waktu singkat, tim kebersihan langsung dikerahkan untuk membersihkan area yang sempat viral tersebut.
Aksi sigap ini membuat kondisi Pantai Losari kembali bersih dan tertata, setelah sebelumnya dipenuhi sampah kiriman yang terbawa arus laut hingga menumpuk di bibir pantai.

Petugas kebersihan bersama Satuan Tugas (Satgas) Kecamatan Ujung Pandang turun langsung ke lokasi, termasuk mengoperasikan perahu Pattasaki untuk mengangkut sampah dari perairan sekitar ikon wisata Kota Makassar itu.
Baca Juga : HUT ke-419 Makassar: Bedah 419 Rumah, Nikah Massal Gratis hingga Layanan Kesehatan

Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, AP, menjelaskan bahwa sebagian besar sampah yang ditemukan bukan hanya berasal dari aktivitas lokal, tetapi juga merupakan sampah kiriman dari wilayah lain yang terbawa arus ke pesisir.
“Di lapangan, kami menemukan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik hingga barang berukuran besar seperti kasur yang terbawa arus laut,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan secara rutin melakukan pembersihan sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan kawasan wisata unggulan Kota Makassar.
Baca Juga : Munafri-Aliyah Buktikan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan, Makassar Berjasa Raih Penghargaan Nasional
Untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir, Kecamatan Ujung Pandang mengerahkan lebih dari 300 personel Satgas Kebersihan yang terdiri dari penyapu jalan, operator armada viar, hingga petugas truk pengangkut sampah.
Khusus kawasan Pantai Losari dan sekitarnya, petugas dan armada ditempatkan secara khusus agar sampah dapat segera ditangani setiap hari, termasuk sampah kiriman maupun yang dibuang secara tidak bertanggung jawab.
“Sekarang kondisi sudah kembali bersih. Tim sudah turun dan melakukan pembersihan menyeluruh,” kata Nanin.
Baca Juga : Kadispora Makassar Dampingi Wali Kota Buka Kongres Pemuda Sulsel 2026, Dorong Gagasan Jadi Kebijakan
Menanggapi video viral yang menuding petugas membuang sampah ke laut, pihak kecamatan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Setelah dilakukan peninjauan ulang terhadap rekaman, tidak ditemukan aktivitas petugas yang membuang sampah ke laut. Sebaliknya, petugas terlihat mengumpulkan sampah di tepi pantai untuk kemudian diangkut.
“Kami minta masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Jangan sampai yang viral justru tidak sesuai fakta,” tegasnya.
Baca Juga : Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Penyedot dan Penyemprot Air dari Yokohama
Pihak kecamatan juga akan meminta klarifikasi petugas yang berada di lokasi agar informasi publik menjadi lebih jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Selain penanganan cepat, pemerintah juga kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan laut. Kebiasaan membuang sampah ke kanal dan laut disebut menjadi salah satu penyebab utama penumpukan sampah di kawasan Pantai Losari.
“Ketika masyarakat membuang sampah ke kanal, semuanya akan terbawa ke laut dan akhirnya menumpuk di Losari,” jelas Nanin.
Baca Juga : Dampingi Mensos Gus Ipul, Appi Perkuat Gerakan Peduli Tetangga untuk Perluas Akses Bansos
Ia menambahkan bahwa proses pembersihan sampah membutuhkan tenaga besar, waktu, dan anggaran yang tidak sedikit.
Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menegaskan bahwa menjaga kebersihan Pantai Losari bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Pantai Losari adalah ikon Kota Makassar. Mari kita jaga bersama untuk generasi mendatang,” tutup Nanin. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



