Kamis, 04 Juni 2026 15:57

Di Tengah Banjir Informasi Digital, Melinda Aksa Minta Kader PKK Jadi Pelopor Literasi Internet

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, saat membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet bertema “Upgrade Dirimu, Upgrade Keluargamu: Ibu Muda Berdaya di Tengah Banjir Informasi” yang merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar, Kamis (4/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, saat membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet bertema “Upgrade Dirimu, Upgrade Keluargamu: Ibu Muda Berdaya di Tengah Banjir Informasi” yang merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar, Kamis (4/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa mengajak kader PKK menjadi pelopor keluarga cerdas berinternet. Literasi digital, perlindungan anak, dan ancaman AI menjadi fokus utama.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI), Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang cerdas, aman, dan bijak berinternet.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet bertema “Upgrade Dirimu, Upgrade Keluargamu: Ibu Muda Berdaya di Tengah Banjir Informasi” yang merupakan program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar, Kamis (4/6/2026).

Menurut Melinda, perkembangan teknologi telah mengubah cara anak-anak tumbuh dan belajar. Berbeda dengan generasi sebelumnya, anak-anak saat ini hidup berdampingan dengan smartphone, tablet, dan berbagai platform digital yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : TP PKK Makassar Gandeng BNN dan Dinsos, Perkuat Peran Keluarga Cegah Narkoba di Kalangan Generasi Muda

“Anak-anak kita sekarang tumbuh bersama smartphone, tablet, dan berbagai platform digital. Apalagi sejak pandemi COVID-19, penggunaan gadget menjadi bagian dari kebutuhan belajar sehari-hari,” ujarnya.

Namun di balik berbagai kemudahan yang ditawarkan internet, Melinda mengingatkan adanya ancaman serius yang perlu diantisipasi orang tua, mulai dari paparan konten negatif hingga penyalahgunaan data pribadi di era AI.

Ia menegaskan anak-anak tidak boleh diberikan akses bebas ke media sosial tanpa pendampingan. Orang tua juga harus mengajarkan pentingnya menjaga privasi digital dengan tidak sembarangan membagikan foto, lokasi, sekolah, maupun informasi pribadi lainnya.

Baca Juga : Rujab Wali Kota Dipenuhi Suasana Kekeluargaan, Pegawai dan Masyarakat Nikmati Momen Lebaran Bersama Munafri-Melinda

“Di era kecerdasan buatan atau AI saat ini, penyalahgunaan data dan identitas digital dapat terjadi dengan sangat mudah,” tegasnya.

Melinda juga menyoroti kebiasaan sebagian pengguna media sosial yang kerap membagikan informasi pribadi secara berlebihan. Menurutnya, orang tua harus menjadi teladan dalam membangun budaya digital yang sehat di lingkungan keluarga.

Ia mengibaratkan internet sebagai pisau bermata dua. Selain memberikan kemudahan akses informasi dan komunikasi, internet juga menyimpan berbagai risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak apabila tidak diawasi dengan baik.

Baca Juga : Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Dibuka, Munafri Sebut Jadi Inspirasi Kolaborasi Sosial di Makassar

Karena itu, ia meminta para orang tua untuk selalu mendampingi anak saat mengakses internet, termasuk ketika menonton konten yang terlihat aman dan ditujukan bagi anak-anak.

“Saya harap para orang tua selalu mendampingi anak saat menggunakan internet agar konten yang mereka akses sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka,” katanya.

Melinda berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman kader PKK mengenai literasi digital dan perlindungan anak sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Baca Juga : TP PKK Makassar Bagikan 600 Kotak Makan Gratis, Edukasi Siswa Stop Boros Pangan

Dalam kegiatan tersebut, dosen Teknologi Informasi, Abdillah SAS, memaparkan berbagai ancaman keamanan digital yang kini semakin marak. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mengunggah aktivitas secara real time, terutama yang berkaitan dengan lokasi keberadaan maupun data pribadi.

Sementara itu, penulis, mom blogger, dan content creator Mugniar Marakarma membahas bahaya oversharing di media sosial. Ia menekankan bahwa jejak digital yang tersebar di internet dapat bertahan lama dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet, TP PKK Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi digital keluarga sekaligus meningkatkan perlindungan anak di tengah tantangan era teknologi yang terus berkembang.(rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#melinda aksa #TP PKK Makassar #keluarga cerdas berinternet #Literasi Digital #Perlindungan Anak #keamanan digital #kecerdasan buatan #Media Sosial #bahaya oversharing #kader PKK Makassar #internet sehat #parenting digital #Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet
Youtube Jejakfakta.com